-A
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 2, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Sudah tiga bulan lamanya aku dikurung di sebuah ruangan tertutup. Oksigen yang minim, pencahayaan remang-remang, dan tikus-tikus yang kerap menemani malamku. Sepotong roti dan sebotol air mineral menjadi asupan nutrisiku setiap hari. Aku tidak dapat mengingat apapun selain bahwa aku telah diculik oleh pria bernama Theo tiga bulan lalu. Aku seperti manusia yang tidak punya tujuan. Haruskah aku keluar dari sini, atau haruskah aku tinggal saja disini?
All Rights Reserved
#67
multiverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNWICH
  • Moncake : Murder in Dreaming (Moncake Prime Cases Batch 1)
  • FATED
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Our Journey To Love
  • Sexy Daddy
  • Dreams Come True [END]
  • Constellation of Stars: Untill One Day
DUNWICH

"Jauhi gelapnya malam... dan indahnya bulan, jika kau ingin terhindar dari kutukan." Itulah yang dikatakan seorang peramal padaku beberapa bulan lalu. Saat itu aku hanya tertawa. Siapa yang percaya pada kutukan di zaman modern ini? Namun, semuanya berubah ketika aku pindah ke sebuah kota kecil di Amerika Serikat-tempat yang terasa terlalu tenang, terlalu asing. Ayahku yang keras kepala memaksaku meninggalkan hiruk-pikuk New York demi 'kehidupan yang lebih aman'. Awalnya semua baik-baik saja. Bahkan, aku bertemu seorang pria yang membuat detak jantungku kacau. Senyumnya hangat, matanya dalam-terlalu sulit untuk tidak jatuh hati. Tapi entah kenapa, bayangan kata-kata sang peramal mulai kembali menghantuiku. Saat malam turun, kota ini berubah. Ada sesuatu di balik kabut dan keheningan malam. Sesuatu yang mengintai. Sesuatu yang haus. Ketika saudara kembarku menghilang tanpa jejak, segalanya menjadi mimpi buruk. Dan pria yang kupikir bisa kupercaya... ternyata menyimpan rahasia yang jauh lebih kelam dari yang bisa kubayangkan. Kini aku berdiri di ambang dua pilihan: tetap bersembunyi dalam cahaya semu, atau masuk ke dalam gelap yang penuh bahaya untuk menemukan kebenaran. Apakah kutukan itu benar-benar nyata? Atau aku hanya menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih tua... dan lebih mengerikan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines