My First Love Language

My First Love Language

  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 1, 2022
[Inspired by True Story 2018] Dulu, gue selalu percaya kalau cinta itu diam. Gue ngerasain, diam-diam menaruh perasaan kepada seseorang yang cuma menganggap gue sebagai teman. Sampai pada suatu saat gue sadar, ternyata cinta memiliki bahasa, dia ngga sepenuhnya berdiam diri. Berada di samping Saddha bikin gue ngga banyak bicara tentang perasaan, tapi gue mengizinkan cinta berbicara menggunakan bahasanya sendiri. Bahasa yang hanya dimengerti oleh pemiliknya, dan orang yang ingin dimiliki. "Gue percaya lo bisa baik-baik aja tanpa gue. Tapi buat percaya kalo dia lebih baik dalam mencintai lo daripada gue, maaf, engga dulu." DISCLAIMER!⚠️ [Cerita ini ditulis sejak tahun 2020, tapi baru berani melanjutkan ke tahap publikasi tahun 2022 karena ada beberapa kendala pada perasaan penulis. Sekian, semoga dapat dinikmati]
All Rights Reserved
#22
lovelanguage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • 180° [END]
  • Choice!!! (END)
  • MINE [END] ✔️
  • Love is love ( END )
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Gadis Kesayangan Fian (Rombak Bentar)
  • Fake Love Or True Love?(Vsoo) And��✓
  • KANARA [COMPLETED]
  • Verronica (COMPLETED)

OPEN PO 23 FEBRUARI - 15 MARET 📚🐋🎀 "Kamu pernah bilang kalau kamu lautku Karang. Seperti namaku, Lara. Kita akan tetap bertemu ditepi saat semua orang mengutarakan lukanya dengan laut. Kamu adalah penyembuh Lara. Kita akan selalu bertemu Karang. Cukup kamu tau, aku selalu ada bersamamu." "Kalara, kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana rasanya menggila karena terlalu mencintai kamu, Lara. Sampai kapan pun, aku tak akan pernah berhenti memandangmu sebagai makhluk tercantik yang pernah berjalan di muka bumi ini. Maka, abadilah bersamaku saat terlahir dalam bentuk apa pun, siapa pun, dan dimana pun, Kalara." Catatan : murni dari hasil imajinasi sendiri. Jadi harap hargai jangan asal menjiplak, terimakasih. ⚠️DILARANG PLAGIAT! GUE VIRALIN, TUNTUT MAMPUS NNTI⚠️ dianjurkan untuk baca dirumah, jangan di tempat umum untuk keselamatan bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines