Evanescent

Evanescent

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Beberapa orang bilang, "lepaskan saja yang membuatmu sakit." Lalu aku menjawabnya sembari tertawa, "bagaimana bisa jika aku terjerat dan turut tenggelam bersamanya?" ----- Hal-hal yang membuat kita patah seringkali sulit untuk dibantah. Ada bagian di mana lukanya bebal, atau diri kita yang sudah mulai kebal. Begitu banyak kejutan dibalik praduga, di antara curiga yang mengukung lara. Bahkan diam-diam gulita mengulik renjana memisahkannya atas cinta pada raga. Dari lingkup yang riuh kubilang sudahi saja, biar redam dengan sendirinya. Kita akan baik-baik saja pada waktu rela itu bukan lagi sekadar kata-kata. . Ia hanyalah Inka, dan rumitnya hati hanya ia yang merasa.
All Rights Reserved
#49
triplets
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Perihal Cinta, Kita Semua Bodoh dan Buta
  • Antara Aksara dan Kata
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • HURT (my Sister Is My Enemy)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Kumpulan Cerpen RoSe
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Kumpulan Cerpen
  • Raina

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines