I'M TALEA

I'M TALEA

  • WpView
    مقروء 84
  • WpVote
    صوت 30
  • WpPart
    فصول 4
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: خميس, مارس ١٧, ٢٠٢٢
"Kamu harus dihukum Talea!!!" "Maafin Lea Ma." Gadis itu masih terus menangis, matanya sembab, hidungnya memerah. Penampilannya sangat kacau. Semua pergi meninggalkan dia, kini dia sendirian. Dia berdiri jalannya terlihat tertatih-tatih, kakinya terasa sakit. Lea berjalan menuju meja belajarnya dia mengambil buku kecil yang ada di dalam laci meja tersebut. Tangan mungilnya mulai menuliskan kata demi kata, kalimat demi kalimat. Untuk Mama tersayang Ma... maafin Alea karena udah nakal lagi sama Mama, maafin Alea karena udah ingkar janji sama Mama. Lea minta maaf Ma... Alea tahu Alea memang enggak pantas buat dapatin kasih sayang dari Mama, tapi Alea mohon kali ini aja Ma. Peluk Alea Ma... Alea sakit Ma, Alea kedinginan. -Talea
جميع الحقوق محفوظة
#33
waketos
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Now and Later
  • Rayhan dirgantara [End]
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • EVIDEN (Republish)
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • ALETA
  • Silence Of Tears (TERBIT)

Aruna menangis, menggenggam tangan Angkasa "Angkasa! Bangunlah, tolong! Aku butuh kamu..." Angkasa membuka matanya dengan susah payah, wajahnya pucat dan nafasnya semakin lemah. Angkasa dengan suara lemah "Aruna... aku minta maaf... Aku... tak bisa..." Aruna terisak, berusaha menahan air mata "Jangan katakan begitu. Kamu akan baik-baik saja. Aku di sini, jangan pergi..."

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى