Yes, We Are Twins!

Yes, We Are Twins!

  • WpView
    Reads 7,842
  • WpVote
    Votes 441
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2025
Nyatanya, anak kembar tidak selalu bisa memahami perasaan masing-masing kembarannya. Seperti Keyra yang tidak mengetahui luka Reynan, juga Reynan yang tidak bisa mengerti apa yang dimau Keyra. Terlahir memiliki wajah yang sama dengan orang yang telah tiada, bukan sebuah keberuntungan bagi Reynan. Wajah mendiang pamannya, entah kenapa, bisa sangat mirip persis sekali dengan wajahnya. Bukan hanya itu, bahkan nama mereka pun sama. Hal tersebut cukup menyiksa bagi Reynan, karena dengan takdir yang seperti itu, ibu kandungnya jadi membencinya. Lain halnya dengan Keyra yang sibuk dengan percintaannya. Mencintai orang yang tidak mencintainya sama sekali, tidak membuat Keyra menyerah, ia selalu percaya bahwa orang yang dicintainya akan mencintainya balik suatu hari nanti. Tetapi Keyra tidak pernah memandang ke belakang, di sana, Shaka yang selalu menunggu Keyra dengan sabar agar gadis itu menyukainya. Ini tentang kisah si kembar Reynan Anggara dan Keyra Adinda.
All Rights Reserved
#452
kembaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • YANG SERUPA TAK PERNAH SAMA [END-TERBIT]
  • AFDALIA (ONGOING)
  • Kenan & Keyra
  • Kinara: Love Yourself
  • Keysha Kesayangan Ketua
  • GATARARA
  • Kutukan Tumbal
  • My Killer Ketos (New Version-Sudah Terbit)

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines