Story cover for REMEMBER [Hyunjae]  by snuuwu
REMEMBER [Hyunjae]
  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em mar 03, 2022
Jangan baca ini saat kamu berada dalam titik terendah dalam hidupmu. 

Aku serius. 
Aku tidak bercanda, 
Ini akan terasa berat dan sedikit menyulitkan. 
Semoga aku bisa melihat senyummu lagi saat dewasa nanti. 

Dan maaf, untuk kali ini aku hanya mampu menitipkan secarik kertas dengan noda kopi diatasnya. Haha. Aku menumpahkannya saat ingin mengambil pena dan malas menggantinya dengan kertas baru. Mungkin terlihat usang, tapi semoga isi dan tulisanku tidak menambah buruk kertas yang sedang kau pegang. 

Hyunjae, don't you Remember? 
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar REMEMBER [Hyunjae] à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah, de akmal1505
25 capítulos Em andamento Maduro
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
We're not always together cover
pasivura pasi! ;opet cover
Liana||Haerin Ft Junghwan  cover
SILVANNA cover
• GENERASI 4 SEKAWAN • ✔ cover
Math & You. #2 [completed] cover
drunk man 🔞 [pondphuwin] [END]✓ cover
naughty nature 🔞 [pondphuwin] [END] ✓ cover
Mine (PondPhuwin)  cover

Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

25 capítulos Em andamento Maduro

Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.