Story cover for Si Double J by lzziya
Si Double J
  • WpView
    LECTURAS 7,672
  • WpVote
    Votos 1,262
  • WpPart
    Partes 19
  • WpView
    LECTURAS 7,672
  • WpVote
    Votos 1,262
  • WpPart
    Partes 19
Continúa, Has publicado mar 03, 2022
Jenara Revania Wijaya itu anak yang random, banyak tingkah, tapi suka berlaga cool di hadapan orang lain. Wajah nya yang mendukung buat dia berekspresi ketus, makin bikin cewek dengan nama panggilan Jeje ini senang. 

Jenara suka hujan, yang bikin dia selalu hujan-hujanan. Tak gentar sebelum demam menyerang, dia bakal trobos aja. Dan hari yang paling istimewa ketika hujanan adalah, ketemu cowok yang jatuh dari motor dan berakhir malu di warung Bu Aminah. 

Jendral Putra Dolken, anak konglomerat berhati rakyat sekarat samat. Dia punya tatapan maut, rahang tegas, hidung mancung, apalagi poni yang menutupi kening bagian kiri nya. Jendral itu ramah aslinya, tapi karena mimik wajah yang selalu datar, orang-orang pada segan. Satu hari yang bikin Jendral sadar kalo dia emang rendah hati dan gak sombong, waktu jatuh di perkomplekan Silih Asih dan ketemu cewek cantik yang menyelamatkan tas nya di genangan air. 

"NICE TO MEET YOU, KAK JENDRAL!"

"NICE TO MEET YOU TOO, JENONG!"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Si Double J a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#29sullyoon
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
FEEL IT ; a smile that you have  || end cover
Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓ cover
Mas Jaehwan; cover
Ramadhan With Barudak cover
My Brother[Sequel Mianhae My Brother] cover
Love After War (Haru-Yeon) cover
My Parents Are My Classmates cover
Wrong Part In My Story cover
Sergio | Haechan cover
RUMAH KECIL ITU by : Plavana cover

FEEL IT ; a smile that you have || end

35 partes Concluida

"Gue gak suka cowok friendly yang suka tebar senyum ke cewe sana sini" Itu yang Jihan ungkapkan sebelum akhirnya ia merasakan gelenyar aneh dalam dirinya setiap bertemu satu laki-laki yang ramah tamah, baik hati dan sangat murah senyum. Dia Julian. Laki-laki itu berbeda, membuat atensi Jihan jatuh penuh padanya. "Maaf, tapi gue sama sekali gak tertarik sama lo" Julian berujar demikian ketika mendengar kepedean tingkat dewa milik gadis kecil bergigi kelinci bernama Jihan. Gadis yang selalu menatapnya sinis dan mengumpat padanya, bagaimana mungkin Julian menyukainya. Tapi, pada akhirnya Julian merasakannya juga. Gelenyar aneh pada dirinya ketika tidak bertemu Jihan walaupun hanya sehari. Apakah itu yang biasa disebut rindu? Julian tidak tahu.