DAISIES

DAISIES

  • WpView
    Reads 5,220
  • WpVote
    Votes 217
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureComplete Sun, May 15, 2022
Dr. Isaac Nasution Sp.An-KAKV, salah satu dokter bedah jantung terbaik di Jakarta. Sejak perpisahannya dengan istrinya Tiur Sinaga 5 tahun lalu, ia mengalami trauma dalam menjalin hubungan. Isaac tidak pernah mau membina sebuah hubungan yang serius lagi dan itu menjadi sebuah PRINSIP hidupnya. Neti Sophia seorang gadis berusia 21 tahun,merupakan perawat Junior di RS tempat isaac praktek. Kehadiran neti di RS memberikan warna baru di RS. Seluruh staff dan dokter di RS tersihir dengan kecantikannya. Neti sering ceroboh dalam melakukan pekerjaannya,tapi semua kecerobohanya itu terjadi hanya bila ia bertemu dengan isaac. Isaac sudah tertarik pada neti sejak pertama mereka bertemu,ia berniat menjadikan neti salah satu dari partner fuckbuddy-nya. Tapi isaac tidak akan pernah menduga bahwa neti akan menancapkan duri di jantungnya yang akan menghancurkan PRINSIP hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sakura no Kioku - Kenangan di Bawah Sakura [END]
  • Heartbeat Trauma
  • Our Journey To Love
  • A Unique Girl for The Playboy (TAMAT)
  • Hater, I Love You! (#watty2019)
  • Icy Eyes
  • The Heartbeat [ Completed ]
  • Impression of ABC
  • BADROMANCE JILID 2
  • Now or Never ✔

Hana tak pernah menyangka keputusannya untuk pergi ke Jepang bukan hanya membuka lembaran baru dalam hidupnya, tapi juga membuka pintu masa lalu. Di rumah sakit tempat ia menjadi relawan, ia bertemu lagi dengan Furukawa Asahi-teman masa kecil yang pernah membuat hatinya berdebar. Sekarang, Asahi telah menjadi dokter yang dingin namun tak benar-benar asing. Di tengah pertemuan itu, Hana merawat Satou Hiroshi, seorang pasien ALS yang perlahan kehilangan kendali atas tubuhnya-namun tidak atas perasaannya. Hiro jatuh hati pada Hana, satu-satunya orang yang bisa membuat harinya terasa hidup. Tapi bagi Hana, ini hanya pekerjaan. Tak lebih. Terjebak antara kenangan lama, rasa iba, dan batas profesionalisme, Hana mulai bertanya pada dirinya sendiri-bisakah ia menjaga hatinya tetap netral saat semua orang di sekelilingnya terus berharap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines