Matahari Penutup Rapuh

Matahari Penutup Rapuh

  • WpView
    Reads 430
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 17, 2025
[FOLLOW SEBELUM BACA!!] Seseorang lelaki bertanya, "Kenapa harus senja? Ada apa dengan senja?" Nadia tersenyum kepada orang itu, lalu mengatakan, "Kau tidak pernah tahu bagaimana rasanya seseorang yang memiliki segudang trauma, duduk di tepi pantai mendengarkan pukulan ombak yang berirama, sambil menyaksikan matahari yang menjaga rapuhmu tetap bertahan lebar di wajahmu sepanjang hari, terbenam membawa semua lukamu di hari itu." Dan tepat di hari itu, 12 September 2020 mereka saling jatuh cinta. Hingga tiba-tiba mereka terpisahkan kembali. Lalu apakah mereka bertemu lagi? Sebuah tanda tanya yang selalu menyelimuti benak Nadia.
All Rights Reserved
#602
kepastian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waktu Yang Singkat
  • Sebelas Hari (end)
  • LINE OF DESTINY
  • (N)ever Be Real [END]
  • Selamanya Cinta
  • Sunshine (Hoseok x you)
  • Takdir cinta DARA (Completed)
  • Naga Senja (Segera Terbit)
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓

"Mencintai sahabat mantan adalah kesalahan. Tapi kenapa rasanya begitu sulit untuk berhenti?" Naya dan Arga menjalin cinta selama 8 tahun, dari masa remaja hingga dewasa. Mereka saling mengenal keluarga, berbagi mimpi, dan merencanakan masa depan bersama. Namun, semuanya hancur saat Arga perlahan berubah. Dari sosok yang dulu cuek, kini ia menjadi terlalu ramah dengan teman-teman perempuannya di kampus. Kecemburuan Naya memuncak, dan kepercayaan di antara mereka memudar. Hingga akhirnya, Februari 2024 menjadi saksi retaknya hubungan yang selama ini ia perjuangkan. Di tengah luka itu, hadir Bilal, sahabat dekat Arga. Awalnya, mereka hanya teman berbagi cerita. Namun, tanpa disadari, rasa nyaman mulai tumbuh di antara keduanya. Bilal, sosok yang dikenal ramah dan penyayang, perlahan mengisi kekosongan di hati Naya. Mereka saling mengakui perasaan yang terpendam, hingga akhirnya memutuskan untuk bersama. Namun, kisah ini tak seindah yang dibayangkan. Bilal mulai berubah. Pesan yang tak terbalas, janji yang terabaikan, dan kehadirannya yang semakin memudar. Hubungan yang awalnya penuh kebahagiaan, kini dihiasi keraguan dan air mata. Naya hanya ingin satu hal: kepastian. Tapi, bisakah cinta bertahan tanpa komunikasi? Hubungan singkat itu pun harus berakhir dengan kata "break" yang berbeda maknanya bagi mereka. Bagi Naya, break berarti jeda. Tapi bagi Bilal, break berarti perpisahan. Ini adalah kisah tentang cinta, luka, dan kebodohan mencintai teman baik mantan. Sebuah peringatan bahwa tidak semua rasa nyaman harus diperjuangkan. Karena kadang, yang pergi memang tak seharusnya kembali. "Kita pernah saling memilih, tapi kenapa harus saling melepaskan?" Apakah Naya akan bisa berdamai dengan masa lalunya? Atau justru terus dihantui bayang-bayang yang tak ingin pergi? Temukan jawabannya di cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines