Love Pain(t)

Love Pain(t)

  • WpView
    GELESEN 28
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Mai 10, 2022
WpInfo
Belletristik
Romantik
Akshata tidak pernah percaya dengan yang namanya "cinta". Rumah tangga kedua orang tuanya adalah gambaran jelas yang menunjukkan betapa buruknya arti cinta di kepalanya. Baginya tidak ada cinta yang benar-benar murni dan tulus. Selalu ada celah terkutuk yang membuatnya merutuk setiap ia mendengar kisah cinta orang disekitarnya. Berbeda dengan Akshata, Arshaka adalah laki-laki yang benar-benar menghargai makna cinta. Baginya cinta adalah pewarna alami dalam hidup. Setiap hal yang berkaitan dengan cinta adalah lukisan warna-warni, tidak pernah ada yang bisa menyamai. Satu hal yang membuatnya bingung sampai sekarang adalah bagaimana Shata yang mengabaikan setiap coretan warna dari kuas yang ia coba lukiskan pada hidup gadis itu. Membuatnya ikut terjatuh berkali-kali di lubang gelap yang selalu gadis itu sambangi. "Ka, aku udah jatuh loh. Kamu beneran mau kayak gini?" Dua kepala dengan latar belakang keluarga, sifat, prinsip, dan masalah hidup yang tentunya berbeda. Bisakah keduanya melukis cinta di kanvas yang sama? Cover by: ria_graphicc
Alle Rechte vorbehalten
#62
paint
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • milik sang penguasa kampus
  • Painting Flowers (Pain Series #1)
  • ARSHAKA DAN DUNIANYA || COMPLETE

"Terkadang, di balik luka yang mendalam, tersimpan kekuatan yang tak terduga. Terkadang, di balik senyuman kecil, tersembunyi harapan yang tak terpadamkan. Dan terkadang, dalam gelapnya kehidupan, hadir cahaya yang mengubah segalanya." --- Citra Anastasya Hartadi, gadis kecil berusia tiga tahun, lahir di keluarga yang seharusnya mencintai dan melindunginya. Namun, bagi Citra, rumah hanya tempat penuh caci maki, tangan kasar, dan luka yang tak terlihat. Sementara kedua kakaknya, Rani dan Lala, dimanja tanpa batas, Citra diperlakukan seperti beban yang harus ditanggung. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan keluarga Siregar, keluarga penuh kehangatan yang membawa secercah cahaya di tengah kegelapan hidup Citra. Alexander Mahendra Siregar, pria berwibawa yang diam-diam menyimpan luka masa lalu, melihat sesuatu yang istimewa dalam diri Citra. Perlahan, gadis kecil yang rapuh itu mulai menemukan makna kasih sayang sejati sesuatu yang selama ini hanya bisa dia bayangkan. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Citra harus berjuang keluar dari lingkaran kejam yang mengungkungnya. Luka, pengkhianatan, dan pengorbanan menjadi bagian dari perjalanannya menuju kehidupan baru. Akankah gadis kecil ini mampu melangkah meninggalkan bayang luka, ataukah dia akan terjerat selamanya dalam penderitaan? "Putri Kecil dalam Bayang Luka" bukan sekadar kisah tentang anak kecil, melainkan perjalanan mengharukan tentang keberanian, cinta, dan pengorbanan. Cerita ini akan menggugah hati setiap pembaca, memaksa kita menatap tajam pada arti keluarga yang sesungguhnya. ---

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien