my perfect boyfriend

my perfect boyfriend

  • WpView
    Dibaca 3
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 4, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Follow sebelum baca Vote setelah baca "Masih inget pulang lu? Gk malu bikin masalah terus? " ucap seseorang yang sedang duduk bersandar di sofa ruang tamu. "Seharusnya gw yang nanya, gk malu lu jadi beban terus? " balas kenzo dengan nada yang ketus sehingga mampu membuat orang itu diam membisu. Setelah mengatakan itu kenzo langsung melenggang pergi meninggalkan orang itu yang masih diam akibat omongan kenzo. Oke guys sampai sini aja ya. Selanjutnyabaca sendiri
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#15
myperfectboyfriend
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Friend's Zone's
  • Hot Daddy
  • Let Go
  • Happiness || sunsun
  • Spring Day
  • Verronica (COMPLETED)
  • The Mafia || [MarkHyuck]✔️✔️
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • Garis Takdir Bad Girl

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan