Let Me Be With You [M]

Let Me Be With You [M]

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 25, 2023
Dominic Vincent itu tampan, kaya, seksi dan juga berbahaya. Pandangannya terlalu luas, seperti taktiknya dalam menguasai sebagian pasar bisnis benua Eropa---putra satu-satunya Lamberg Group yang telah dikenal dunia. Baginya menaklukan lawan sama seperti membuat wanita jatuh ke dalam pesonanya. Lebih dari itu, bagaimana jika ia sendiri yang jatuh pada pesona seseorang? "I can be your girl.. just for a month," ucap gadis itu. Bukan langsung menjawab, Vincent mengeratkan lagi yang sempat terlepas sembari membisik serendah mungkin, "How about be my mine from now on?" Warning; harsh words and mature content. Please, be a wise readers.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A N I M A L
  • Dominic's Obsession ✔️ (Mavros Series #1)
  • THE KIDNAPER✓
  • 24 Hours In Las Vegas✔
  • [END] The Naughty Daddy [AGE GAP WARNING]
  • A Vow Of Hate [ END ]
  • Plaything
  • [Badass #1] Mafia's Little Angel ✔

A disturbing love story JOSS-GAWIN 🔞 | AU | MAFIA | SHORT CHAPTERS Joss is a ruthless mafia leader and Gawin is his Lover. *** Joss mendongakkan wajahnya, memejamkan matanya dan berusaha mengatur nafasnya untuk menahan emosinya. Tapi tidak berhasil. Dengan tangan kanannya, dia meninju-ninju pintu ruang kerjanya. Tinjunya keras karena kemarahannya. "FUUUUUUUCK!!!!! FUCK!! FUCK!! FUCK!!" Teriak Joss histeris sambil meninju. Suaranya menggeram mengerikan dengan pembuluh darah tampak tegang di lehernya, dan tatapan mata merah nanar dipenuhi amarah. Pintu kayu itu sampai mengelupas dan kepalan tangan Joss mengalami luka lecet yang lumayan parah. "Kita harus memusnahkan semuanya tanpa sisa." Kata Joss sambil menatap tajam. Senor Antonio menelan ludahnya dengan takut. Seumur hidupnya menjadi orang kepercayaan Joss, baru kali ini kekejaman Joss membuatnya bergidik. "200 lebih manusia, jika kau musnahkan mereka maka semua sia-sia. Kita akan merugi lagi." Kata Senor Antonio berusaha mencegah Joss. "Aku tidak akan membiarkan FBI merebut lagi milikku. Jika aku tidak bisa memilikinya, maka tidak ada orang lain yang bisa." Kata Joss kali ini tampak semakin mengerikan. *** Gawin meniup-niup luka Joss. "Jangan melampiaskan amarah dengan menyakiti diri sendiri dan orang lain. Kita manusia, bukan binatang. Kita diberikan akal dan nurani." Kata Gawin sambil membalut luka Joss dengan kasa. "Apa di matamu aku orang yang bengis?" Tanya Joss dengan tatapan menyendu. Gawin diam, dia menyelesaikan balutan kasa di tangan Joss. "Kamu bisa saja meninggalkanku." Kata Joss. Kali ini Gawin menatap Joss dengan serius. "Aku bisa meninggalkanmu kapanpun, tapi aku memilih untuk tidak melakukannya. Mungkin nanti, entahlah, tapi tidak saat ini." Katanya. "Don't. Promise me that you'll never leave me." Pinta Joss. "Pekerjaanmu membuat janji yang kita ucapkan beresiko untuk tidak ditepati." Kata Gawin menatap wajah Joss. "Then should I quit?" Kata Joss dengan tatapan yang dalam. **

More details
WpActionLinkContent Guidelines