PUISI AMERTA

PUISI AMERTA

  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 9, 2022
Dikirim ke asrama dan diasingkan dari bagian keluarga akibat kekurangan fisiknya. Aiden hadir ditengah-tengah Alexandra International boarding school, membuat namanya menjadi incaran salah satu gang populer disekolah itu. Gang sekolah yang terdapat 6 orang didalamnya, 5 orang laki-laki dan satu orang perempuan, menjadikan mereka posesif pada sang gadis yang kini tengah berusaha dekat dengan Aiden. Gadis manis sang pemuja puisi, memiliki masa lalu yang membuatnya sulit untuk jauh dari sosok Aiden. -Dia...Diandra Ayyara- Kalimatnya beribu arti ... Sajaknya penuh teka teki... Setiap kata mengandung kata kunci... ○ {ALSAND STORY}
All Rights Reserved
#111
sandrinna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitter Is You || ✔ ||
  • AERILYN
  • Kesedihan [SELESAI]
  • VEXYOPATH
  • PRINCESS GOVANDO (END)
  • Kado Untuk Cassandra
  • Kanaya & Devano [END]
  • Anxiety
  • The Mask (END)

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan

More details
WpActionLinkContent Guidelines