KRISAN [TAMAT]

KRISAN [TAMAT]

  • WpView
    Reads 1,850
  • WpVote
    Votes 268
  • WpPart
    Parts 69
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 16, 2022
"Lo mau nggak jadi matahari di hidup gue?" "Mau!" "Menjauhlah 152.095.295 kilometer dari sekarang." Sepasang topeng dua insan yang menginginkan bersatu. Namun, kadar buana tidak menginginkan itu. _________ Ini menceritakan tentang lelaki yang rajin senyum di Bumi. Namanya Natta Bawika Harsa.Bahkan saking rajinnya, tembok saja dia senyumin. Lelaki humble dan bijaksana sekaligus pelindung bagi tiga sahabat perempuannya. Empat remaja yang berpetualang mengejar impian. Persahabatan yang mengesankan, meningkatkan solidaritas, saling melindungi dan membutuhkan. Dengan moto persahabatan: "Jika masalah itu besar maka di perkecil. Jika masalah itu kecil, jangan diperbesar." Dia juga menyukai senyuman rembulan, dan mencintai salah satu sahabatnya. "Untuk penderita Miopi sebaiknya memakai kacamata berlensa cekung, Negatif. Tapi aku mencintaimu benar-benar, Positif." "Kita dekat namun tidak akan pernah bisa terikat. Sakit, ya? Siapa suruh dirimu mencintai api yang jauh dari air." "Mencintaimu harus menebas cakrawala!" Hidup adalah sebuah perjalanan untuk meraih masa depan. Jangan takut gagal, karena orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah melangkah. Tapi, apakah moto dan kalimat bijak itu akan selalu hidup suatu saat nanti? ___________ Let's go baca!!! -Cerita pertama -Dilarang plagiat!! [ JIKA ADA KATA ATAU KALIMAT YANG SAMA.MOHON MAAF TIDAK ADA UNSUR PENJIPLAKAN KAWAN].
All Rights Reserved
#647
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Renata Keyla ✔
  • Im Yours.
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Bad Boy Erlangga
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Markxelio
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • My Eternal Moon [ End ✔️]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines