Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Evanescent

Evanescent

  • WpView
    Membaca 24
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 29, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Lepasin Raga ra ,jangan egois". "Lo bilang gue egois ,bagaimana dengan lo? Lo bahkan udah ngembil semua yang gue punya ,dan sekarang lo minta gue lepasin Raga, LO GILA ?!!". Ucap Fara dengan sorot mata tajamnya. "Gue penyakitan ra ,semua orang kasian sama gue .dan mereka akan ngasih apa pun demi kebahagiaan gue termasuk Raga sekalipun yang gue mau". Fara terkekeh sinis " raga bukan barang yang bisa lo ambil dengan segampang itu ". "Ck, fara fara . Apasih yang lo pertahanin ,jangan bodoh ra. Bokap lo aja lebih milih gue di banding lo ,begitupun juga Raga cepat lambat Raga akan datang dengan sendirinya ke hadapan gue ". "Jangan terlalu percaya diri,gue masih mampu pertahanin Raga .jadi lo jangan berharap bisa ambil Raga dari seorang FARAYA". Ucap Fara penuh penekanan. Sorot matanya begitu menyirat banyak keraguan ,tapi Fara yakin ia bisa mempertahankan apa yang menjadi miliknya. "Cmon, Raga juga belum tentu mau sama lo " lanjutnya.Fara tersenyum miring setelah mengatakan itu. "LO!!". marah gadis itu. Belum sempat melanjutkan ucapannya,gadis itu jatuh pingsan. Setelahnya ada seorang pria yang menghampiri mereka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#110
raga
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Fourple Of Love
  • Keysha
  • LALA
  • Rannia√
  • STUCK
  • BLOOMING [END]
  • Diary Raka [Selesai]
  • Trust

"Kenapa? Kenapa harus aku yang dia inginkan?" Leon menatap alexa dengan tatapan kecewa. "Aku mohon, mengertilah rak, biarkan dia bahagia. Meski harus berat untukmu." Alexa berusaha menahan genangan air mata di pelupuk matanya. "Ini bukan hanya tentangku, tapi tentang hatimu yang terkikis oleh pengorbananmu ra," leon melangkah menjauh mencoba meredam emosinya. "Tuhan tahu cara aku bahagia, mungkin ini adalah jalannya." Alexa memaksakan senyuman terbaiknya menghampiri leon. "Baiklah jika ini maumu ra, tapi dengan satu syarat," leon tersenyum miring membuat dahi alexa mengerut. "...." leon tampak puas dengan permintaannya. "Baiklah, asal kamu buatnya bahagia." Dan setetes air mata berhasil meluncur di pelupuk mata alexa. ******* "Tuhan tahu cara aku bahagia, mungkin ini jalanku untuk bahagia. Meski kulepas kau dalam genggamanku. Tapi percayalah, terlalu sulit hatiku menghapus namamu." -Alexandra brigytha andrea- "Kau terlalu baik ra, itulah mengapa kamu menjadi alasanku memperjuangkanmu dalam semua ujian ini. Sekuat apapun kau berkorban, kau tetaplah wanita. Hati kecilmu tak mudah membohongi rasaku ra." -Leonard bagaskara rahardi- *** "Aku suka dia al, mungkin dia bisa jadi penguatku buat berjuang lagi." "Kamu cantik, baik lagi. Makanya aku suka kamu." ********* "Maaf jika ada kesamaan kata-kata ataupun cerita. Karena saya pemula jadi mendapatkan inspirasi dari mana-mana. Itu hanya referensi dan saya tidak meng-copy." Ini cerita pertama ku, semoga banyak yang suka sama ceritanya meskipun ditulis sama penulis amartir...

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan