FATHER, I'M YOUR DAUGHTER

FATHER, I'M YOUR DAUGHTER

  • WpView
    LECTURAS 1,875
  • WpVote
    Votos 173
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 21, 2024
Banyak orang berkata bahwa 'setiap orang tua pasti menyayangi anaknya, mereka melakukan apapun agar anaknya bahagia'. Namun hal itu tidak terjadi pada nasib seorang gadis kecil ini. Ayah kandungnya sangat membencinya karena menganggap sang gadis itu yang membuatnya kehilangan sesuatu yang disebut dengan kebahagiaan dan cinta. Sang ayah bahkan tidak segan-segan menyakiti, menyiksa, bahkan ia sering kali berniat untuk membunuh gadis malang itu. Namun hal itu tidak membuat sang gadis menjadi benci atau ingin pergi dari ayahnya yang kejam tersebut. Ia akan melakukan segala cara agar ayahnya mau mengakuinya. Akankah apa yang diharapkan sang gadis malang tersebut akan terwujud?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mama! [✔️]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Ninzhy
  • Just Me And You✔
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • ALLIANCE
  • Scond Life Fake Nerd
  • ANDAI AKU BISA
  • sebenci itu??
  • 不忘 - Can't Forget (QiXin - WenXuan - WenXin) [END]

|| Kebebasan memang sangat menggiurkan, namun siapa sangka kebebasan itu justru jadi malapetaka bagi gadis yang akan menginjak usia lima belas tahun. Sebuah bencana yang membuat hatinya terguncang, penolakan yang ia lakukan terasa sia-sia. Hadirnya bayi kecil yang tak bersalah dari dalam rahimnya semakin membuat dirinya merasa hancur!. "Jangan pangil gue Mama!!! Gue bukan Mama Lo anjir!!!" "Anak sialan!!!" || Tak diinginkan oleh ibu adalah kehancuran bagi para anak-anak, sejak kecil dirinya terus berusaha untuk mendekati seorang ibu yang ia miliki, makian bahkan pukulan pernah dirinya dapatkan dari kedua tangan yang seharusnya mengelus surainya dengan lembut. Namun begitu, dirinya tak bisa sedikitpun melihat ibunya tersakiti! "a-ara s-sayang mama" "ma, jangan gini nanti sakit"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido