Jiwa Yang Lain

Jiwa Yang Lain

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 25, 2024
Sana yang mengalami transmigrasi jiwa, merasa aneh saat menjalani kehidupan seorang Anara. Nara yang terkenal akan image "Queen Bullying" dan emosional. *Kalo kepo langsung baca okee
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RIFIORIRE
  • Bukan Mommy Kita (nahyuck) ✔
  • twins girl psicopat and transmigration
  • Zee Or Zea
  • Its Not "TRASMIGRASI"
  • [𝟐] 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐥𝐞𝐱𝐢𝐜𝐞 𝐂𝐡𝐫𝐨𝐧𝐢𝐜𝐥𝐞𝐬 : 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧
  • Dangerous Relationship [END] [TERBIT]
  • Her New Life, His Obsession (REVISI)
  • Really Transmigrasi?
  • Transmigrasi Naura (Hiatus)
RIFIORIRE

Rheandra Falisha Jenna, seorang dokter bedah jenius, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis hanya karena sebuah novel. Novel yang mengisahkan Marcello Ludovic Leonardo, CEO dingin dan penuh kontrol, serta Callista Carmella, sekretarisnya yang sempurna. Namun, segalanya berbalik saat kecelakaan tragis menimpanya. Saat membuka mata, Rheandra bukan lagi dirinya-melainkan Andrea Avissena Gienka, seorang gadis cantik yang hanya disebut sekilas dalam novel sebagai mantan kekasih Marcello. Sayangnya, di mata Marcello, Andrea bukan sekadar masa lalu. Dia adalah pengkhianat. Takdir mempertemukan mereka kembali. Andrea, yang kini berjiwa Rheandra, ingin menjauh dari plot yang mengikatnya. Namun, Marcello justru semakin terobsesi. Kebenciannya yang dulu membara kini berubah menjadi ketertarikan berbahaya. Andrea yang dulu mudah dikendalikan telah menghilang, digantikan oleh sosok yang lebih kuat dan sulit ditaklukkan. Namun, Marcello tak peduli. Sekali ia menginginkan sesuatu, ia akan memastikan hal itu menjadi miliknya-tanpa peduli seberapa keras Andrea berusaha melawan. Bisakah Andrea mengubah jalan cerita yang seharusnya terjadi? Ataukah ia justru terseret dalam permainan Marcello yang semakin mencekam, di mana satu-satunya aturan adalah... tidak ada jalan keluar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines