Icha Anastasya

Icha Anastasya

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 5, 2022
Icha Anastasya gadis lugu dan cantik, mempunyai hidung yg mancung dan jangan lupakan lesung pipi nya yg membuat aura cantik ny terpancar,gadis yg ceria ketika bersama kedua sahabatnya, namun ketika dirumah aura ceria nya seketika menghilang ketika melihat rumah yg sepi, tapi dia sangat bersyukur,seperti ny hari ini luka luka di badannya tak akan bertambah. Ges baca cerita aku y nanti aku kasi permen deh g boong ahehe oiya sekalian deh jangan lupa follow ig aku @syfrdaagstn_19 dan jangan lupa juga follow akun author pay pay lanjut yok ke cerita nya mwahhh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Thank You (✔)
  • BAHAGIA ITU LUKA KU
  • Bukan Kita D.A.N
  • Diary Depresiku
  • Sejenak Luka
  • Raymentara
  • Arkan Dan Keira

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines