Hamzah & Altheya

Hamzah & Altheya

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 5, 2022
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA.] Hamzah, pria pemilik senyum manis dan pemilik hati Altheya. Altheya, gadis penikmat hujan dan kopi, ah dan juga senyum manis seorang Hamzah tentunya. Kisah Hamzah dan Altheya, dua manusia tije alias tidak jelas. Hamzah yang murah senyum, baik, ramah, kecuali kepada Altheya. Dengan Altheya yang pecicilan, sasimo alias sana sini modus, sedikit tidak tau malu, tidak kalem pastinya. Pernah dengar kalimat, "Semua manusia akan pergi pada akhirnya." ? Di sini kalimat itu akan menjadi nyata. Sebuah perpisahan yang melibatkan semua orang. ---------------------------------------------------------------------------------- "MADUUU," teriak Altheya berlari mendekati Hamzah. "Apaan?," tanya Hamzah santai. "I love you Madu Gula hehe," jawab Altheya cengengesan tidak jelas. "Itu doang?." Altheya mengangguk semangat, "IYAA." "Oh oke." Hamzah pergi meninggalkan Altheya yang sedang termenung sendirian. "You too." JANGAN PLAGIAT!! ~Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri. Jika ada kesamaan tokoh, nama, tempat, sampul dan lain-lain. Saya mohon maaf. atas ketidaksengajaannya, mungkin kita mendapatkannya di tempat yang sama. Start : 05-03-2022 Finish : Cover by: Pinterest & Photo.
All Rights Reserved
#937
klasik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABIANO
  • Possessive Badboy [END]
  • November (COMPLETED)
  • EX-CRUSH (On Going)
  • I'm Not Alesha (END)
  • Effort ( COMPLETED )
  •  My Childish Girl
  • ALBARA [END]
  • 𝐓𝐫𝐮𝐬𝐭𝐰𝐨𝐫𝐭𝐡𝐲 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐚 [END✔️]
  • I LOVE YOU✔
ABIANO

"Aleen tau gak sih? Kalau kuliah itu butuhnya skripsi. Kalau kita butuhnya resepsi." "Aleen, tau gak bedanya lo sama borobudur? Kalo borobudur itu candi, kalo lo candu." Kelakukannya yang random dan juga kalimat-kalimat receh yang sudah siap dilontarkannya. Dia dengan percaya diri mendekati gadis itu. Dia yang mendapat julukan 'laki-laki bermulut buaya visual mempesona'. "Tau gak bedanya jam 12 sama Aleen? Kalo jam 12 itu kesiangan, kalo Aleen itu kesayangan." "Aleen.. ada ranting ada kayu. I'm nothing without you." Hingga tiba 'saat itu' datang untuk melewati garis takdir yang memang sudah tertulis secara tak kasat mata untuknya. Dia yang memohon dengan sangat kepada sesuatu yang senang mengubah tapi tak bisa diubah agar sedikit berbaik hati kepadanya. Tapi ternyata semua diluar kuasanya. Lantas ia harus bagaimana? *** Cover by PUTRI_GRAPHIC Started 06 Januari 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines