Hikayat Hidup

Hikayat Hidup

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 5, 2022
WpInfo
No ficción
Etiquetaskebahagiaan
"sampai bila harus kita terus menghukum perasaan yang semakin mati" ya aku adalah aku yang dulu namun semakin membesar aku semakin lupa apa tujuan hidupku yang sebenar sebagai hamba Allah "angah tak pernah faham perasaan ibu" "maafkan angah bu. angah tak mampu ibu" kehidupan yang tidak pernah dibayangi semakin menghantui Arissa. 'Fed up' perkataan yang boleh digambarkan dengan situasi yang semakin lama semakin mundur disebabkan satu titik susu belangga "ya Allah kau bantulah aku dalam meneruskan perjalanan hidup ini. Kau berikanlah petunjuk supaya aku mampu membuat pilihan yang terbaik buatku. Sesungguhnya aku buntu ya Allah. Hanya kepada engkau aku memohon pertolongan ya Allah" Arissa binti Khairuddin
Todos los derechos reservados
#63
kebahagiaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝐒𝐔𝐀𝐑𝐀 𝐇𝐀𝐓𝐈 𝐀𝐀𝐑𝐀
  • ALWAYS: Always Be There For You
  • Kerana Dia Lelaki Hati Batu (C)
  • Dendam
  • BINTANG PINJAMAN TERINDAH - C
  • Izinkan Aku Mencintaimu untuk Kali kedua
  • Dia, Mimpi Sempurna (Completed)

𝐀𝐀𝐑𝐀 𝐃𝐀𝐑𝐈𝐒𝐒𝐀, seorang pelajar kolej yang cukup terkenal dengan tahap kebijaksanaannya yang tinggi harus berdepan dengan pelbagai jenis perasaan yang muncul dalam hati dan fikirannya saat dia akhirnya terjerumus dalam kenangan masa lalu yang mengecewakannya. Ditambah pula dengan harapan terbesarnya untuk wujudkan perasaan bangga dalam diri ayahnya, dirinya semakin lama semakin terluka di setiap kata-kata yang sang ayah ucapkan kepadanya. Kedatangan seorang gadis yang pernah mengkhianatinya membuatkan Aara tak mampu berdiam diri lagi. Tak cukup dengan kedatangannya, gadis itu kini menjadi anak angkat kepada ayahnya sendiri. Sangat cukup untuk membuatkan luka-luka lama yang sudah dia sembunyikan mulai terlihat dan terasa kembali. Hasratnya untuk diakui akan kewujudannya di depan sang ayah semakin lama semakin pudar. Hingga akhirnya dia terpaksa membiarkan saja dirinya dirasuk rasa ingin menghapuskan seseorang. Dan pada pengakhirannya juga.. Aara Darissa tak pernah melihat sosok seseorang yang berjuang habis-habisan untuk kekalkan rasa cintanya pada gadis itu. "Setiap luka yang kau ukir dalam hati aku takkan pernah mampu membuat aku berhenti mencintai kau.."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido