Antidream

Antidream

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Mar 18, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Val sangat antusias untuk menjalani kehidupannya pasca SMA. Dengan menyongsong dunia baru, ia memasuki hiruk pikuk lingkaran perkuliahan. Perantauannya kali ini akan mengubah segalanya dalam hidupnya... 3 hari sebelum kuliah, setelah acara pada malam kemarin, Val masih bertanya-tanya apa yang sebenarnya dilihat malam itu. Perkenalannya dengan calon kawan-kawan seperjuangan dalam menaklukan lautan tugas berjalan OK. Ditambah cowo berkacamata itu, Arkel, sangat membuatnya "terusik" beserta kejadian aneh yang diceritakannya. Arkel mengaku ia sudah mengenal Val sebelum ia bertemu pada hari itu. Serangkaian mimpi aneh memang sudah membuatnya gelisah dan bertanya-tanya. Apalagi yang terjadi pada pagi ini, ketika ia melihat dengan jelas sosok di depan matanya di pelataran apartemen mungilnya: dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Help You (END)
  • Kruiden Staat, Servant of the World (Bagian Pertama Dan Terakhir.)
  • The Key: My Little Drug [S1]
  • Dunia Kelabu
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • my true love is different from the others
  • Mari Kita Hancurkan Dunia [TAMAT]
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?

Varie melangkah ragu menuju aula utama. Matanya menyapu deretan kursi bertingkat yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin ada ribuan, atau lebih. Belum pernah ia melihat aula sebesar ini. Jantungnya berdebar, antara gugup dan kagum. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Pandangannya menyapu ruangan dan terhenti pada sepasang mata biru yang begitu familiar. Pemuda itu, Kael. Sosok yang kini lebih dewasa, namun tetap dengan tatapan tajam yang tak pernah berubah. Varie menahan napas, matanya sejenak membeku. Tidak mungkin, Ini bukan kebetulan, kan? Tentu saja itu Kael, meskipun dia tampak jauh berbeda dari yang ia ingat. Kael melangkah pelan ke arahnya. Langkah-langkahnya tenang, terukur. Bukan terburu-buru, tapi juga tidak ragu. Seolah jarak di antara mereka memang tinggal menunggu waktu untuk dijembatani. Kael berhenti tepat di hadapan Varie. Beberapa detik hanya diisi keheningan. Sorot matanya tetap tajam, tapi dalamnya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, rindu yang ditahan terlalu lama. "Varie." Suaranya pelan. Varie mengerjap pelan. "Kael" ujarnya, lebih kepada dirinya sendiri. Tubuhnya seolah butuh waktu untuk menerima kenyataan itu. Tatapan mereka bertemu. ----- Di antara konspirasi kekuasaan, sihir pemusnah, dan kebenaran yang terlupakan, mereka dihadapkan pada pilihan: Mengikuti jalan yang ditentukan atau Membentuk takdir baru bersama. Darah dan mesin. Jiwa dan sistem. Saat keduanya bersinggungan, dunia tak akan lagi sama.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman