Nista Maja Utama

Nista Maja Utama

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 3, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Barudak ... hidup itu gak bakalan lurus-lurus aja kayak Garis Equator. Pasti bakal ada bengkok-bengkoknya yang bikin hidup lebih berwarna dan banyak rasa kayak kopi Good Day. Ibaratnya seblak nih, ya, kurang nikmat kalo gak pake cabe. Ibaratnya makan, kurang rame kalo gak ada kerupuk. Ibaratnya dangdut, gak bakal sedep kalo gak ada kendang. So, kalo lo pada punya masalah, lewatin aja dengan sepenuh hati karena masalah itu adalah penyedap rasa dari hidup yang lo pada cintai. Jangan khawatir dan takut gak bisa lewatinnya. Harus yakin kalo bahagia aja kagak abadi, masalah juga bakalan sama kagak abadi. Karena kata Ustaz Kemed, keabadian itu hanya milik Sang Rabbul Izzati. TAKBIR SODARA!" ☁️ "Vrenn, ujan rintik-rintik, sore-sore boncengan kayak gini, kita udah kayak Dilan Milea aja, ya? Mana jalan sepi lagi. Kayak khusus jalan buat kita aja." "Beda, Ya." "Iya dong jelas beda. Kita di jalan Jakarta, mereka di jalan Bandung." "Bukan. Dilan sama Milea itu jadian. Tapi kita nggak."
All Rights Reserved
#710
barbar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Sailing With You [END]
  • NOJAM & JAEMIN
  • Cinta Selamanya [E N D]
  • GILANG ABRAHAM
  • ZeanAra Love Hate [End]
  • Hey, AZAS!
  • save me
  • Ananta Bandhana
  • The Altering Summer

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines