Story cover for Aestheticos by ImeldaAstin7
Aestheticos
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Mar 06, 2022
Aestheticos adalah bahasa Yunani yang artinya merasa atau hal - hal yang dapat di serap oleh panca indera manusia. Seperti halnya Flora mahasiswi prodi fotografi sewaktu pertama kali ia menangkap kejanggalan di hasil foto nya.

     Laki - laki berhoodie merah dengan sepeda motor Scoopy putih itu sengaja melambaikan tangan ke kameranya saat ia memotret pemandangan sore di taman balai kota Bandung.

     Flora pikir ini hanya ketidaksengajaan sekali atau karena orang tersebut tidak ada kerjaan, ya mungkin itu wajar jika sekali tapi wajar tidak jika ada dalam beberapa hasil foto?. Flora pusing sekaligus penasaran jadinya.

     Tidak ada yang kebetulan bukan? Bagaimana jika Meraka pada akhirnya mempunyai pandangan dan prinsip yang sama yaitu mengedepankan estetika.
All Rights Reserved
Sign up to add Aestheticos to your library and receive updates
or
#354bandung
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
11 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
Cinta Untuk Si Ayam Kampus  by Sichokipanda30
10 parts Complete Mature
Kehidupan manusia bagaikan sebuah roda yang berputar. Terus berputar, sampai titik darah penghabisan. Tidak akan pernah ada yang berada di atas selamanya. Tidak akan pernah ada yang selalu tertawa bahagia, dan tidak akan pernah ada cinta yang berjalan mulus sampai habisnya nafas kehidupan manusia. Pun, tidak akan pernah ada manusia yang selamanya berada di bawah. Tidak akan pernah ada manusia yang menjadi buruk selamanya, menjadi kotor selamanya, dan ditindas sampai terkubur di bawah tanah. Flora, atau panggil saja Flo, adalah satu dari milyaran manusia di muka bumi Tuhan yang harus dipaksa merasakan manis sampai getirnya kehidupan. Takdir seolah sedang mempermainkannya. Atau, memang inilah kodrat kehidupan manusia yang harus siap menjadi wayang yang dipermainkan oleh Sang Dalang kehidupan? Menjadi korban broken home, hingga dicap sebagai Ayam Kampus, adalah takdir seorang Flora Putri Darmawan. Hingga, takdir mempertemukannya dengan seorang mahasiswa yang tampan dan cerdas, Rasya Gunawan, dan seorang dosen yang hatinya sedingin es, pemarah dan kakunya melebihi robot. Namanya, Beni Hamdani. Tidak ada kisah kehidupan dan hubungan yang harus diawali dengan perjumpaan yang manis. Dan, tidak ada kisah kehidupan serta hubungan yang harus berakhir dengan tragis. Flo, Rasya, dan Beni adalah anak-anak manusia yang sedang menjalani takdir, dan hanya Tuhanlah yang Maha Tahu, seperti apa takdir mereka di akhir. Akankah ada akhir yang bahagia, atau masing-masing akan sedih merana? Sebagai seorang penulis yang belum ada apa-apanya, jika dibandingkan dengan J.K. Rowling, ataupun Mbak Tisa TS, maka aku sangat membutuhkan krisan a.k.a kritik dan saran kalian, ya guys. Thank you for reading my first novel! Hope you enjoy!!! Choki Si Kopi
Transmigrasi Riela (End) by Aniya_282
52 parts Ongoing
BANTU BACA Gimna jadinya kalau Queen Kegelapan masuk kedalam tubuh Seorang wanita yang culun dan di anggap pembawa sial?? Jika penasaran yukkk kepoin Alurnya... Malam yang indah disinari dengan rembulan yang indah ketika seorang wanita berpakaian acak-acakan dengan motor sportnya di jalan yang sepi dia ugal-ugalan tapi sayangnya dia tidak melihat kanan dan kiri dan nafasnya dia mengalami kecelakaan yang ditabrak oleh truk tapi sayangnya truk itu menghilang begitu saja tidak meninggalkan jejak apa-apa. Siapakah perempuan ini? Dia adalah flora queenza Aditama Kusuma Dia adalah seorang perempuan yang sangat cantik tapi, sayangnya dia tidak diakui oleh keluarga Aditama Kusuma, dia ditelantarkan, tidak mendapatkan kasih sayang, tidak diperhatikan dan, tidak dicintai panggil saja dia flora. flora mempunyai sahabat tapi naasnya sahabatnya sendiri menikungnya dari belakang dia mengambil laki-laki yang dicintai oleh flora dan laki-laki ini mentah-mentah menolak cinta dari flora . "Xavier gue itu suka sama lotapi kenapa!! lo gak mandang gue sama sekali "ujar flora dengan kesal "Gue nggak suka loh, gue nggak tertarik sama loh, pergi dari kehidupan gue. " ujar Xavier dengan tatapan tajamnya." Ingatan terakhir sebelum flora menutup mata dari kecelakaan yang menimpanya di jalan yang sepi dan di dalam hati dia berkata "jika ada kehidupan kedua aku mohon siapapun yang masuk ke dalam ragaku semoga dia bisa mengembalikan apa yang harusnya jadi milikku." Tepat saat kata-kata itu berakhir mata flora terpejam dan..... . . . Awas ..... Bruk... Seorang wanita terlempar jauh karena ditabrak oleh truk dari belakang sebelum dia menutup mata dia berkata "aku minta maaf papa, kakak dan semuanya aku minta maaf maafin kesalahanku". dan seketika mata yang lentik tertutup dengan sempurna.
You may also like
Slide 1 of 10
GHAVARI  cover
Cinta Untuk Si Ayam Kampus  cover
INTUISI || ft. Tokuno Yushi cover
Transmigrasi Riela (End) cover
Princess of My Heart [Completed] cover
INSECURE LOVE (END) cover
kiara cover
sorry, flora.. cover
TANTAN ; with you [ ON GOING ]  cover
Silent, Please! (Re-up) cover

GHAVARI

11 parts Ongoing

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"