We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kosan 45

Kosan 45

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Perbedaan bukan alasan untuk saling membenci atau saling merendahkan. Perbedaan itu justru menunjukkan bahwa sang pencipta itu Mahakaya. Dia menciptakan perbedaan untuk saling melengkapi, dan mengajarkan kita arti toleransi dan saling menghargai. Dan bukankah pelangi itu indah karena berbeda warna? "Kamu kenapa, kok, gemetaran gitu? Sakit, ya?" "Laper." "Makan sana!" "Ini baru mau masak." "Ya Salam. Nggak sekalian mati dulu baru bangun masak? Ini nih, resikonya jadi anak mageran." "Bawel lu, ah."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • RADEN
  • Air Dan Api
  • Love Is Hard
  • The Problem Love
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • My Teacher My Husband
  • Nexsus of Heart

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines