My Senior My Destiny

My Senior My Destiny

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Mon, May 16, 2022
Takdir tidak pernah diketahui oleh setiap jiwa. Siapa sangka seorang Alfianzo Alvaro berkesempatan bertemu berkali-kali oleh adek kelasnya Salwa Anisa sebagai pribadi yang dilema dengan cerita remajanya. Tanpa sadar mereka sudah menikmati ruang bersama hingga menemukan titik kenyamanan. Akankah Alvaro akan mengisi ruang dilema seorang Salwa? Dengan berbagai macam cita-cita mereka, akankah bisa menyesuaikan untuk tetap berkomunikasi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Shadow's Senaku!
  • CHAVANDA
  • Ayah Telah Kembali Dari Dunia Kultivasi (END)
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • PERLINA
  • ALTHA
  • You Again
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • ALRIN
  • MY COMPLETE BOY

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah kebawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, ngga. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah disini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Widjaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar, "NGGA MUNGKINNNN!!!!" nb : series lain dari Sea For Blue Whales (sebagai perkenalan, disarankan baca cerita itu dlu)

More details
WpActionLinkContent Guidelines