Hidden Wounds

Hidden Wounds

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 11, 2022
Briliant Aleece Esmeralda, nama yang cantik sesuai dengan wajahnya. Lian, panggilan akrabnya, mempunyai perawakan yang begitu nyaris sempurna. Cantik, mancung, putih, mulus, ramping, dan tinggi membuatnya sesuai dengan standar kecantikan Indonesia. Seperti namanya, Briliant mempunyai otak yang nyaris sempurna pula, dengan pemikirannya yang selalu tak terduga. Namun pada nyatanya, tidak ada manusia yang sempurna dan tidak ada kesempurnaan pada manusia. Yang tampak beruntung belum tentu seberuntung itu, begitu juga sebaliknya. Manusia ada untuk saling melengkapi, memberi kenyamanan, dan menjadi "rumah" bagi sebagian besar manusia lainnya. Pertemuannya dengan sepasang sahabat, Goldy dan Krystal, mengubah Lian menjadi pribadi yang berbeda. Pertemanan mereka saling memberi arti, hingga ... semua itu terjadi. ••• "Katanya, kehidupan seperti roda yang berputar, tapi ... kayaknya roda gue macet deh." -Goldy "Hidup itu ... seperti bermain selancar. Ikuti saja arusnya, jangan melawan, dan jangan biarkan dirimu tenggelam." - Lian "Manusia itu dinamis, menjadikannya rumah bukanlah pilihan yang tepat." -Krystal ••• Vector Dasha Taran by https://pin.it/1ag8EMS Vector Song Wei Long by https://pin.it/1gaQC0l Final Cover by Me >•< First publish : 12 Maret 2022 Rank: 10/391 dashataran
All Rights Reserved
#64
dilraba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • RAIHAN
  • A Gate for the Hell Away (Terbit) (end)
  • Kinandara | Kim Dahyun ✔️
  • ALEA
  • Crazy Woman
  • VANELA [On Going]
  • Nine Problems (END)
  • DEAR LAURA (ON GOING)

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines