Broke ur promisses

Broke ur promisses

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 12, 2024
Nanti, gadis Surabaya ini akan menemuimu di kota Hujan, nanti aku mampir di Puncak Bogor. I'm gloomy, dan pada suatu malam kita berbicara pada maya yang menjadi saksi buta, mula yang indah, bukan? Tepat dihari terakhir sebelum pergantian bulan, akhir Juli yang kupikir akan runyam seperti hari-hari milik Juli sebelumnya, tiba-tiba semesta menurunkan titik temu pada kita, memberikan sebuah tali yang menghubungkan suara kita dibalik raga yang berjarak. Jauh, tak bisa digapai, namun ketika mendengar sapaanmu memanggil namaku, rasa-rasanya aku jatuh dan dapat meraih tanganmu. Tepat dimalam itu. Right person at the wrong time adalah definisi paling menusuk yang menggambarkan kita. Meski kita bukanlah makna "Kita" yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#9
backburner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • DREAM ✓
  • The True Meaning Of Life   [ JUNIORMARK ]   ||  1821+  ||
  • Love My Twins | END
  • Dusk In Your Eyes

Mereka bilang cinta sejati dimulai saat dua mata bertemu dan hati saling bicara. Tapi bagaimana jika cinta itu tumbuh bahkan sebelum tatapan pertama? Sebelum genggaman tangan, sebelum tahu wangi tubuh satu sama lain? Aku bertemu dengannya bukan di dunia nyata-bukan di taman sekolah, bukan di perpustakaan, bukan di halte hujan yang romantis seperti dalam film. Tapi lewat suara. Lewat pesan yang datang di malam sunyi, ketika dunia tidur dan hati manusia paling jujur bicara. Namanya Arka. Ia hadir dalam hidupku sebagai suara yang hangat, perhatian yang manis, dan rasa yang perlahan menjalar hingga tak bisa kuabaikan. Kami belum pernah bertemu. Tapi perasaanku padanya nyata-nyata seperti degup jantungku saat membaca pesan darinya, nyata seperti senyum bodohku tiap kali mendengar suaranya memanggil namaku. Namun, cinta yang lahir dari kejauhan juga membawa luka yang sunyi. Ketidakpastian, pertanyaan tanpa jawaban, rindu yang tak bisa dipeluk. Aku menulis kisah ini bukan untuk membuatmu percaya bahwa semua cinta jarak jauh akan berhasil. Tapi untuk menunjukkan bahwa beberapa cinta, meski tak bertahan, akan selalu tinggal di hati. Dan aku masih percaya... Still, I'm sure we love again. - Nayla

More details
WpActionLinkContent Guidelines