Pentagon Tresna

Pentagon Tresna

  • WpView
    Membaca 20
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 15, 2022
3 bersahabat 2 laki laki dan 1 perempuan , apa yang kalian pikirkan tentang persahabatan ini , cinta segitiga / segi empat , ah aku ingin cerita ku memiliki cinta segi lima. Ketik seorang penulis absurd yang sedang menulis alur hidupnya sendiri. C.Amore.C adalah nama pena seorang penulis muda yang masih menjadi mahasiswi Universitas Kailash , penulis muda yang mengambil jurusan Ekonomi . Penulis yang lebih senang di sapa dengan panggilan nana, sesuai dengan nama idolanya. Ibrahim El Khanafi atau kerap disapa dengan nama Ibra, sosok wakil BEM yang baik,periang,mudah tersenyum,dan paling ramah dari yang lain, dan shutt jangan katakan siapa siapa jika Ren aka Nana menyukai sosok Ibra. Veika Nadine Ebyana salah satu dari 3 teman 1 geng Ibra, Vei perempuan yang menjadi incaran laki laki 1 angkatan. Vei punya wajah yang manis, bibir merah alami dan jangan lupa alis nya yang sangat tebal itu, selain itu Vei merupakan siswi pintar yang selalu ikut dalam kegiatan galang dana untuk korban bencana Dan satu lagi si berandalan kampus, ketua geng dari kumpulan anak anak nakal, tukang onar, sering tidak hadir dalam kelas dia lah Nando Haris Setiawan , laki laki berparas khas jawa yang manis tapi punya mata yang tajam, laki laki yang memilih jurusan Hukum sesuai permintaan orang tua nya , laki laki yang diam-dia menaruh rasa pada sahabat nya sendiri. Ibra,Vei,dan Nando adalah teman dari smp, bermula dari Ibra yang pindah ke Jogja pada kelulusan sd, mereka 1 komplek perumahan dan satu smp, sampai mereka jadi sahabat dekat, dan ada perasaan yang harus terkubur dalam dalam. Bisakah orang baru yang hadir menggantikan pemilik lama yang sudah menetap sedari dulu ? " hei, aku ada berita bagus dia menyatakan perasaan padaku " " apa kau yakin jika dia benar benar suka padamu?" " yap, aku yakin dia memang suka aku " " ah kau terlalu polos dan manis untuk dia " ikuti alur hidup si penulis manis itu yap
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#483
jawa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Orang Ketiga
  • (Un)Covered
  • See You After Midnight [END]
  • Innocent Heart (TAMAT)
  • Om, Ayo Nikah!
  • Hi, Pak Dosen!
  • Hey, Look Here! [SUDAH TERBIT]
  • Lucky ㅡ [COMPLETED]
  • Namanya Intan (TAMAT)
  • Dava&Dena {END}

SUDAH TERBIT! YUK PESAN HARD COPY NYA! LINK PEMESANAN DI PROFILE YA TAMAT "Mereka itu cocok banget ya.." "Gue denger mereka pacaran dari SMP loh." "Wah gila sih lama banget ya.. pantes chemistry nya dapet." "Serasi bangetkan?" "Bisa ya langgeng sampe kuliah.." "Yang cewek cantik yang cowok ganteng." Dan hampir setiap saat pasangan pentolan Kampus gue ada pasti diomongin kaya gini. Pasangan Kampus abad ini lah. Si cowok ketua Bem Fakultas si cewek sekertarisnya. Si cowok ganteng si cewek cantik. Pokoknya hubungan mereka jadi relationship goals di Kampus gue. Dan karena suatu hal gue terjebak di antara hubungan mereka. Gue serasa jadi musuh buat shipper pasangan pentolan kampus ini. Apakah gue bisa lari atau mundur teratur agar semuanya kembali seperti pada kedaan semula? Dimana gue tetap nyaman dengan kesendirian dengan koleksi drama korea gue, dan mereka jadi pasangan abad ini di kampus seperti biasanya. Tapi gue gak bisa ngelak kalau rasa didalam hati gue terlanjur berkembang buat si cowok. Dan apa yang harus gue lakuin setelah tau kenyataan konflik diantara mereka berdua? Dan setelah gue berusahan mundur dan menghilang, kenapa cowok ini gak mau mundur dan nyerah? Apa si cowok ini juga punya rasa yang sama kaya gue atau gue yang kepedean? Tapi kalau di bandingin sama si cewek 'aku mah apa atuh...' Untung ada Azka adik tingkat playboy rese yang bisa sangat gue andelin waktu gue galau gak ketulungan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan