PAPA [Jeno ft. Jisung]

PAPA [Jeno ft. Jisung]

  • WpView
    LETTURE 3,184
  • WpVote
    Voti 339
  • WpPart
    Parti 12
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, giu 18, 2022
Peristiwa yang tidak bisa Jisung lupakan seumur hidup adalah, kematian Ibundanya. Dan selain kehilangan Bunda, dia juga merasa kehilangan sosok Papa yang selalu dia banggakan.
Tutti i diritti riservati
#39
bluesy
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Renjana [COMPLETED]
  • Love, That One Word✔️
  • Angel Beside Me (TAMAT)
  • Nemesis ; Jenrina ✔️
  • the secret behind the cypress family
  • PERDÓNAME
  • The Fear of Love
  • C'est La Vie

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti