my perfect sugar daddy

my perfect sugar daddy

  • WpView
    Reads 13,518
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 12, 2022
Kisah seorang gadis berusia 19 tahun yang terpaksa menjual dirinya untuk biaya rumah sakit ayahnya. seorang gadis cantik bernama callista xervandra Wijaya adalah gadis yang kurang mampu yang harus memenuhi kebutuhan nya karna ayahnya mempunyai penyakit kanker dan adik laki laki nya bernama Calvin xervandra Wijaya duduk di bangku SMA callista harus berkerja banting tulang untuk membiayai keluarga nya dan callista mempunyai sahabat bernama Catherine yang berkerja di salah atau club sedangkan callista berkerja di restoran yang gajih nya hanya cukup untuk makan sehari hari dan akhirnya Catherine mengajak callista untuk berkerja di club dan seorang pria tampan mempunyai lesung pipi dan sangat amat dingin tertarik dengan callista yaitu seorang jaydan Alexander. "Apa tujuanmu sampai menjual tubuh mu ini" tanya jaydan duduk disamping callista dan mengamati wajah cantik callista. " saya butuh uang untuk membayar biaya rumah sakit karna ayah saya sedang sakit kanker dia butuh di operasi. "jawab callista menunduk. " Apakah dengan menjual tubuhmu itu? Memang nya kamu tidak berkerja? " "Saya berkerja tuan di cafe tapi uangnya tidak cukup untuk biaya rumah sakit ayah saya. Saya juga terpaksa tuan karna ayah saya sangat membutuhkan operasi ini" ucap callista menahan nangis "Baiklah... Tenang saja saya tidak akan macam macam sejak pertama bertemu denganmu di club tadi saya jatuh cinta padamu" ucap jaydan membuat callista tenang dan senang karna ia tidak akan macam macam.. callista pun tersenyum "Terima kasih banyak tuan" ucap callista tersenyum kepada jaydan
All Rights Reserved
#222
possessive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • 101 Days Before In January
  • Because ILY [Completed]
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • Arsyilazka
  • Ruang Lantai 9-NCT
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL

"Anak hebat Ayah, kalau sudah besar mau jadi apa?" Suara itu masih terngiang di kepala Syela, lembut dan penuh kasih sayang. Malam itu, ia masih berusia enam tahun, duduk di pangkuan ayahnya yang selalu wangi dengan aroma buku dan kopi. "Dokter, Ayah. Supaya Syela bisa menyembuhkan orang-orang dan membantu banyak orang," jawabnya dengan penuh semangat. Ayahnya tertawa kecil, mengusap kepalanya dengan penuh kebanggaan. "Syela janji ya, suatu hari nanti akan jadi dokter hebat? Ayah janji akan selalu menuntun langkah Syela sampai impian itu terwujud." "Iya, Ayah! Syela janji! Terima kasih, Ayah. Syela sayang Ayah, sampai kapanpun." Janji itu terdengar begitu nyata, seolah hanya terjadi kemarin. Tapi kini, bertahun-tahun setelahnya, Syela hanya bisa menatap kosong ke langit-langit kamar. Ayah tidak lagi di sini. Janji itu, yang dulu terdengar seperti kepastian, kini hanya tinggal kenangan yang menggantung di dara. Syela menarik napas panjang, meremas ujung selimutnya. Sudah bertahun-tahun sejak ia kehilangan sosok yang paling ia cintai. Tapi luka itu tak pernah benar-benar sembuh. "Mana janji Ayah yang akan menuntun langkah Syela?" baca selengkap nya ya! @ssabrinena @syelas.story

More details
WpActionLinkContent Guidelines