ALFABET

ALFABET

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 12, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"gue suka lo Kak". lelaki itu menatap penuh dengan binar harap kepada perempuan yang lebih dewasa dari dirinya. "gue udah anggap lo kayak adek gue sendiri". tidak kaget mendengar pernyataan dari yang lebih muda. ia sudah tau kalimat itu akan terucap. lagi. "sampai kapan lo anggap gue kayak anak kecil kak? gue udah lebih dewasa dari yang lo kira". raut kecewa tak bisa disembunyikan dari wajah tampan itu. "sorry Bar, tapi gue emang gak bisa". ia bangkit dari duduknya dan beranjak pergi dari taman yang menjadi saksi bisu kejadian hari ini. "kali ini tolong kasih gue alasan yang jelas Kak, supaya gue bisa mundur saat ini juga". sang perempuan menghentikan langkahnya tanpa berbalik badan ketika mendengar pernyataan tegas dari yang lebih muda. "gue udah punya pacar". kemudian ia melanjutkan langkah nya, benar-benar pergi tanpa berhenti apalagi berbalik arah untuk melihat reaksi teramat kecewa dari pria yang ia tinggalkan sendiri di taman. lagi. seperti 4 tahun yang lalu.
All Rights Reserved
#5
alfabet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  •  At SKOOL?
  • Athlar, Cowo bucin dan bosenan.
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Arsyilazka
  • ON SIGHT (Completed)
  • AL - TA [END]
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Three Targeted Girls!!

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines