Dear, Mas Jodoh

Dear, Mas Jodoh

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 26, 2022
"Kamu akan kesulitan mencintai orang yang belum selesai masa lalunya. Kamu akan berkorban banyak hal. Belum tentu juga hatinya berlabuh tepat sasaran. Jadi, saya sarankan cari orang yang sudah menyelesaikan masa lalunya." Alya terdiam menatap malam yang terlalu dingin untuk dinikmati. "Tapi saya akan berusaha membantu menyelesaikan masa lalu itu. Kamu percaya?" Alya menggeleng. Masa lalu ialah pijakan yang paling Alya susun rapih. Masa lalu ialah gerbong Alya untuk tetap berdiri tegak pada saat ini. Seribet apa sih masa lalu itu? Gak salah dong ikut masuk dalam kehidupan Alya, mari membaca sebelum men-judge si pecinta masa lalu. Happy reading, Ayang😍😅
All Rights Reserved
#10
meysa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • setangkai mawar di musim dingin
  • Eternal Love Of Dream [End]
  • GILANG ABRAHAM
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • Tak Sejalan
  • Qiyamah Senja-completed
  • Ku Pesan Cinta Lewat Do'a (Completed)
  • Ex or New? [REVISI]
  • Prenuptial Agreement

Musim dingin membawa pulang Alina ke rumah tua peninggalan keluarganya-tempat di mana kenangan, luka, dan rahasia masih membeku bersama salju. Sepuluh tahun lalu, sahabat-sahabatnya, Rosaline dan Adira, menghilang secara tragis setelah sebuah malam ritual yang tak pernah selesai. Kini, Alina kembali... dan bayang-bayang masa lalu ikut menyambutnya. Di balik cermin kamar tua, suara-suara berbisik. Di taman yang ditutupi es, setangkai mawar merah mekar setiap bulan Desember-meski tak seharusnya tumbuh. Dan di antara dua sahabat yang masih hidup, Cillan dan Rayhan, Alina perlahan menemukan cinta... sekaligus pengkhianatan. Saat penglihatan-penglihatan aneh mulai menghantui, Alina harus dari generasi ke generasi. Dan yang paling sulit-ia harus memilih: mengubur masa lalu, atau menebusnya, meski dengan mengorbankan masa depannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines