Perlahan Terkikis dan Lenyap

Perlahan Terkikis dan Lenyap

  • WpView
    LECTURES 8
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juil. 16, 2023
Apa kamu pernah merasa dirimu perlahan runtuh? Saat dimana dirimu sangat tak berdaya dan ingin berhenti cukup sampai dititik saat ini. Saat dimana kamu jatuh dan kamu merasa dirimu tak kuat lagi berdiri. Kau tau, semua itu perlahan mengikis rasa semangat dan kesabaranmu. Ini bukan cerita berdialog tentang mula dimana si A dan si B bertemu, ini juga bukan tentang cerita percakapan yang berubah-ubah alurnya, dan ini juga bukan menceritakan kisah yang bergenre. Ini adalah untaian kata dan rasa yang beragam perlahan mengikis. Kesabaran yang terus bertahan walau sudah tak tahan. Kegembiraan yang tak datang walau sudah dihadang. Penyesalan yang tak terkendalikan. Dan akhir yang tak tau jalan.
Tous Droits Réservés
#10
pemikiran
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Rasa Tanpa Kata
  • TAK BERSAMBUT
  • Saat semua pergi
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Sudut Luka Nazea
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Backstreet
  • seribu tanya tak terjawab
  • Satu Bait Tentang Hidup

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu