TIRTARAGA

TIRTARAGA

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 11, 2022
Tirtaraga Keanzo Aditama. Putra tunggal dari bapak Bagas yang terhormat dan ibunda Wulan yang tercinta. Membuat para guru di SMA SATURNUS naik darah adalah hobinya, tak perlu ditanya seberapa menyebalkan cowok bermarga Aditama itu. Ucapannya pedas, bak seblak level extra. "Gausah senyum, tambah jelek muka lo," ucap Tirta. Hidup tuh santai, lo aja yang bikin ribet. Mati? Taman. - Tirtaraga Keanzo Aditama
Todos los derechos reservados
#336
nara
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Antagonis 2 (END)
  • LAKON DARA - Seorang Gadis yang Memutuskan Jatuh Cinta
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • DAKSA [END]
  • Best Friend (NAVISA)
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Look At Here (Slow Update)
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido