The Abandoned Crown Prince - Lee Heeseung

The Abandoned Crown Prince - Lee Heeseung

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 8, 2022
"𝓐 𝓫𝓵𝓮𝓼𝓼𝓲𝓷𝓰, 𝓪 𝓬𝓾𝓻𝓼𝓮." Putra mahkota itu kebingungan. Haruskah ia menangis? Bisakah ia merasa terpukul? Pantaskah bila ia menjadi gila? "Siapa yang sebenarnya terkutuk, Claude? Aku, atau dunia ini?" tanyanya di sela belaian angin malam. © semua nama dan latar; baik waktu pun tempat yang digunakan adalah FIKSI semata. Karakter asli yang menjadi visualisasi identitasnya tertuju pada yang tertera dalam judul dan tagar.
Creative Commons (CC) Attribution
#304
leeheeseung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Queen's Revenge
  • 𝕎𝔸ℝ𝕃𝕆ℝ𝔻 (ℂ𝕦𝕣𝕤𝕖 𝕠𝕗 𝕥𝕙𝕖 𝕎𝕒𝕣𝕝𝕠𝕣𝕕) ✔
  • 100 Days || SungJake
  • 10000; SURREPTITIOUS || MARKHYUCK [ END ]
  • [END] Fiction : The Crown Prince and His Servants
  • [✓] PRECIOUS HYUNG
  • Reverie [HeeJake]
  • Sulung

Sekuel "Become an Antagonist Lady" *** Ruby tidak mengerti apa yang baru saja terjadi padanya. Ketika ia membuka mata, ia masih berada di dalam kamarnya. Namun apa yang baru saja ia alami terasa begitu nyata. Apakah harapannya di ambang kematian telah Tuhan kabulkan? Sebelumnya, Ruby adalah seorang seorang putri bangsawan kelas bawah yang terpilih menjadi putri mahkota. Dan hidupnya berakhir tragis sebagai ratu di pengasingan karena dibunuh oleh sekelompok penjahat bayaran. Dan sekarang, Ruby diberi kesempatan untuk mengulang kembali masa hidupnya, serta melawan para musuh yang telah membuatnya menderita. Namun, akankah ia berhasil memperbaiki nasibnya, sementara musuhnya adalah orang-orang yang sangat licik dan memiliki kekuasaan tinggi? "Aku tidak akan mengampuni mereka. Tidak sedikit pun. Aku akan mendapatkan kembali semua yang sudah menjadi hakku, termasuk suamiku. Dan aku tidak akan membiarkan mereka kembali merenggut anak-anakku dariku." - Ruby Bentley.

More details
WpActionLinkContent Guidelines