Aku Ada Disini

Aku Ada Disini

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 21, 2022
Hola Love:* -------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Aku hanya bisa mencintai,menemani dan melindungimu. Tentang siapa tokoh cerita kali ini, aku serahkan pada tuhan dan takdir, jika kamu untukku aku akan sangat bersyukur akan hal itu. Namun jika tidak, aku akan tetap bersyukur meskipun hanya menjadi pemeran figuran pemanis ceritamu." ucap Arjuna yang selalu ada untuk Aruna di saat dia ada dititik terendahnya. Titik dimana Aruna hampir saja membunuh dirinya sendiri jika saja Arjuna menepis benda tajam yang diarahkan Aruna pada pergelangan tangannya "Aku ada disini, Una". Akankah cinta mereka ditakdirkan bersama? Ketika si perempuan sudah acuh tak acuh pada kelangsungan hidupnya? Akankah Arjuna berhasil membawa Aruna keluar dari lingkaran hitam??? ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Stay tune terus love:* Happy Reading
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BENALUNA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  •  ANATHA
  • Goodbye Alaska [END]
  • ARGANTA.
  • IN THE END ✔
  • ARJUNA
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Matahari
BENALUNA

Kata semua orang kita harus bermimpi dan berangan-angan agar keinginan kita bisa nyata dengan indah. Nyatanya tak semua indah seperti yang kita harapkan, justru lebih buruk dan menyedihkan. "Benua kapan sih suka sama Aluna?". "nggak akan pernah". Jawab Benua tanpa ragu, membuat Aluna cemberut. "yaah kenapa Benua?". "ya karena gue nggak suka sama Lo Aluna, berapa kali sih gue harus jelasin ke Lo?". Benua melunakan nada bicaranya, berusaha agar Aluna bisa mengerti dengan maksudnya kalau Benua tidak suka dengan Aluna. "kok gitu sih Benua, Aluna kurang apa?". Aluna menundukan kepalanya, memainkan Sepatunya dan telapak tangannya. Benua menoleh pada Aluna yang masih setia menunduk itu. "gue nggak suka sama cewek yang ngejar-ngejar cowok, murahan". Aluna langsung mengangkat kepalanya. "Aluna nggak gitu kok Benua, Aluna kan ngejar-ngejarnya cuma sama Benua". "ya sama aja, intinya gue nggak suka sama cewek yang agresif". Dia, orang yang dingin, tak tersentuh. Ibaratkan sebuah pelangi, indah tapi tak bisa digapai. Ibaratkan sebuah Api, menawan akan kobarannya tapi menyakitkan jika didekatnya. Memandangmu adalah hobiku, mengejarmu adalah caraku. Tak peduli saat semua orang mengataiku sebagai 'Benalu'. Sakit ini bertambah, saat tak disangka bukan hanya dinginmu tapi juga hatimu yang menyakiti perasaanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines