Behind the Headquarters door

Behind the Headquarters door

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 8, 2022
Terjebak disituasi menegangkan. Geng yang memang terkenal ganas oleh sekolah harus meladeni gadis yang berbuat kesalahan cukup fatal. Semua berawal dari pertemuan mereka dibelakang pintu markas. Namun siapa sangka, jika salah satu anggotanya seketika berubah sikap saat tau lika-liku kehidupan sang gadis. Lantas, apakah gadis itu masih terjebak dalam kurungan geng tersebut? Begitu juga mereka, apakah mereka bisa luluh dengan cerita kehidupan si gadis? "Siapa pun, dengerin gue pliss, sekali aja, lo semua gak bisa semena-mena gini ke gue" Gadis itu meronta Arega menghela nafas, kemudia menatap Zhio sekilas "oke, kami bakal denger semuanya, waktu lo setengah jam, dimulai dari sekarang" finalnya Degh!!!
All Rights Reserved
#180
sanha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sergio | Haechan
  • DOUBLE SARA
  • DEVAN & ADARA
  • EPHEMERAL PRINCESS {END} βœ“
  • Hujan di Langit Aresta
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • DAKSA [END]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • SamLova [Terbit]

"Jen lariii" Gio menarik tangan Jeno mereka berlari tanpa arah bahkan Gio meninggalkan Motor sport nya di pinggir jalan. Mereka memasuki pemukiman warga dan terus berlari sesekali Gio menatap kebelakang memastikan orang-orang itu masih mengejar atau tidak. "Kejar mereka jangan sampe lolos" "Jen lo lari ke kerumunan warga yang di sana terus minta tolong gue bakal ngalihin mereka" ujar Gio mengatur napasnya "Lo gila tar lo kenapa-napa kita bareng aja" Jeno tak menyetujui saran dari Gio "Udah buruan, ohiya kalo gue kenapa-napa bilangin kalo gue yang ganteng ini sayang banget sama nyokap bokap gue terus bilangin juga gue sayang banget sama bang Anta. Lo pergi buruan" usir Gio, dan Jeno berlari secepat mungkin untuk meminta bantuan. "Sialan si Gio lagi genting begini masih aja becanda" gumam Jeno Pernah Peringkat #1 in mengikhlaskan #2 in pembohong # 12 in kenangan #33 in leehaechan

More details
WpActionLinkContent Guidelines