Something about the past

Something about the past

  • WpView
    Reads 4,757
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 25, 2024
Hidup adalah pilihan, kamu berhak memilih apapun yang kamu mau, jalan mana yang kamu lalui orang lain tidak berhak melarang. Namun, jika saat ini hanya ada 2 pilihan, menetap di masa lalu atau melanjutkan hidup ke masa depan mana yang akan kamu pilih? Jika masa lalu penuh dengan dosa, haruskah kembali dan memperbaikinya? atau biarkan saja dosa itu terhapus seiring berjalannya waktu? "Aku ini pendosa, kamu juga sama, kita semua bagaikan air yang mengalir begitu saja, jika ada sesuatu yang mencemari, maka akan selamanya tercemar." ⚠️ Harsh Words, Violence, Anxiety
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Para Pemilik Nama
  • Daud (END)
  • Arranged Marriage gen Z
  • Halalkan Atau Tinggalkan
  • Truth and Choice (END)
  • Auryn's Boy
  • Senja yang mendung
  • CHRONOPHILE
  • The Dark Side(END)
  • Keazen (a sly world) TERBIT!

Seorang pendiam bisa saja menyimpan berjuta rasa dalam dunianya. Kadang setiap tempat yang dipijak memiliki sebuah nama yang digantungkan. Maka ketika semakin banyak tempat yang dilangkahi akan semakin banyak nama yang harus dikenang kembali. Adakalanya mereka indah dan menyebabkan hati mencintai. Ke depannya bagaimana untuk memilih jika dituntut agar hanya memiliki satu? Daripada merusak budi mereka yang suci, lebih baik menjaganya dan mengatakan ketika waktu telah tiba. Tidak sampai di situ, permasalahan akan terus ada. Setiap kali memilih akan selalu ada pertanyaan, "apakah benar dia yang terpilih?", "apakah yakin tidak akan melihat orang berikutnya ketika sudah menentukan pilihan?", "apakah pilihanmu akan menjadi pelita hati atau hanya akan menjadi kobaran api?" Terkadang apa yang semestinya terjadi akan datang di waktu yang benar dan tepat. Tapi sebaiknya jangan terburu-buru, hari esok tetap tidak ada yang tahu. Sebuah cerita yang ditulis atas sebuah fenomena. Kala banyak sekali orang yang telah pergi, banyak yang tak lagi dapat dimiliki, dan banyak orang yang melukai diri sendiri. Cerita untuk mereka yang tersesat karena tak lagi dapat melihat dengan tepat. Doa untuk semua agar selalu selamat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines