Miscellanea | Renjun

Miscellanea | Renjun

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 18, 2022
Kalingga sosok yang tempramental, egois, dan pemberontak. Apa jadinya jika dia bertekat mengubah kepribadiannya untuk dapat mendekati Meisya? Berawal dari masa ospek sampai wisuda. Kalingga menikmati waktunya bersama Meisya, membicarakan hal random sampai deep talk. Bermain hingga belajar mengaji. Dan itu awal dimana Kalingga yang abu-abu berubah menjadi berwarna, Kalingga yang jauh dengan Tuhan kini merayu agar diberi waktu lebih banyak bersama Meisya. "I have a crush on you." Meisya mengedipkan mata, kaget sekaligus senang. "Wow." "Ayo pacaran, Mei!" Kalingga menggerutu dalam hati, padahal dari semalam dia sudah merangkai ribuan kata cinta, namun yang keluar hanya kata jamet perusak reputasi seorang Kalingga. "Kamu suka aku sih wajar, aku suka kamu juga wajar. Yang gak wajar itu kalau kita pacaran." "Kenapa! nanti kita pacaran yang halal aja, kalau kencan rame-rame gak berdua, terus malam mingguan kita ngaji bareng." Meisya tertawa, perlahan melangkah meninggalkan Kalingga yang perasaannya digantung "Mei-mei!" seru Kalingga. "Gak ada pacaran yang halal Kalingga, kecuali ta'aruf." "Yaudah kita ta'aruf aja!"
All Rights Reserved
#658
adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam dari Sepertiga Malam
  • DAKSA [END]
  • Dear Mia
  • ABIAN HALA
  • Our Path Diffrent
  • ALESYA (END)
  • "ASSALAAMUALAIKUM Habibati" _END_
  • ADYRA
  • Because I'm Stupid (End)
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]

[Bila Berkenan Follow Dulu Ya Sebelum Membaca] Romance-Spiritual . . Gadis berparas ayu dengan senyum yang selalu merekah bak matahari, ya dia adalah syanum wardatul arsy. gadis yang memiliki kisah cinta dalam diam di masa Smanya. terungkapnya rasa membuat keduanya saling mengikat janji dan meyakininya sebagai tauhid cinta keduanya. Rasa yang tumbuh di antara keduanya itu semakin membelenggu seakan tak bisa dilepaskan lagi, tanpa sadar waktu terus membawa mereka ke dalam arus yang semakin deras hingga menghanyutkan keduanya dan lalai akan ketetapan sang pemilik cinta. Sakitnya penghianatan membuat syanum tersadar betapa lalainya dia selama ini dgn tertatih ia berusaha bangkit dan kembali kepangkuan sang pemilik cinta. "Syan! Saya masih cinta sama kamu," ucap laki-laki itu tanpa basa-basi lagi. Seketika jantung Syanum kembali berpacu. Dadanya terasa sesak, wajah gugup sudah tak bisa ia sembunyikan. "Kak! Ingat Kakak sudah menjadi suami Syifa. Gak baik kalau Kakak terus seperti ini," potong Syanum yang semakin geram bila mengingat kata-kata Rifai barusan. "Tapi saya benar-benar masih mencintai kamu, Syan!" ulang Rifai kembali dengan wajah yang tertunduk. "Maaf, Kak, Syan harus pergi," ucap Syanum kembali dan membimbing kakinya untuk segera meninggalkan tempat itu. "Syan, saya mau kamu yang menjadi makmum saya," potong laki-laki itu. Namun apakah cinta di masa lalu itu akan selalu membayanginya? akankah masa lalu itu yang akan menjadi pelngkap imannya atau ada sosok lain yang menjadi imam dan pelengkap imannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines