DOORS
  • WpView
    LECTURAS 76
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 9, 2022
WpInfo
Ficción
Misterio
Namaku Melisa. Aku dan Jeremy sudah berpacaran selama 2 tahun. Namun, Jeremy tidak memperlakukanku sebagai pacarnya sendiri. Bayangkan pacar kalian membawa wanita lain setiap kali kalian kencan, bukankah menyakitkan? Aku sudah tidak tahan diperlakukan begini! Besok aku harus bertemu dengan Jeremy, aku bertekad untuk memutuskan hubungan dengan Jeremy. Tapi apa-apaan ini? Mengapa aku terbangun di ruangan gelap tak berujung ketika aku terbangun? Ruangan ini hanya dipenuhi oleh pintu-pintu yang tak terhitung jumlahnya. Ada pintu yang besar dan kecil. Bukan sebesar pintu biasa, tetapi sebesar pintu gerbang istana dalam dongeng. Dari ukuran besar pintu yang tidak normal itu, tentu saja sudah bisa ditebak kalau ukuran pintu yang kecil juga tidak normal. Hanya sebesar cangkir saja. Lalu, apa yang harus ku lakukan? Haruskah aku masuk ke pintu-pintu tersebut? *** Novel ini merupakan karya lanjutan dari karya saya yang ada di novelme. Cover by Jack Krzysik from Pexels.
Todos los derechos reservados
#742
flashback
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Accidental' (END)
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • RIVERSIDE (END-REVISI)
  • Destined for me 2
  • Ainslleya - Ainsleya : [ Anne Of Green Gables ]
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]

Follow dan beri vote nya! "Ekhem! Bagaimana kelanjutannya?" Tanya Reza kepada pihak keluarga Leo "Sesuai kedatangan ku kemari Reza, putraku akan bertanggung jawab," jawab Bram dengan yakin Leo terus saja mencuri pandang pada Zena yang menundukkan kepalanya, dia merasa sangat bersalah telah mengotori gadis baik itu. Jelas Leo mengetahuinya, Aldiva Zena yang selalu mengikuti olimpiade mewakili sekolahnya Zena mendongak sedikit ingin menatap Leo, calon suaminya. Belum 2 detik Zena langsung menunduk lagi karena ternyata Leo sedang menatapnya *** Dor! "Arghh." Seorang pria berjas rapi memegang perutnya yang terkena tembakan, dia berlutut dilantai menahan sakit. Ia mendongak menatap seorang gadis yang menangis didalam cekalan seorang pria kekar. "STOP!" ucap gadis itu tapi tak dihiraukan oleh pelaku penembakan itu. "Diem bocah ingusan!" Perintah orang yang membawa senjata api itu. *** Itu hanya sepenggal cuplikan diawal part ya, nanti beda lagi dibelakang Bagaimana dengan alur cerita ini? Akankah serumit itu? Konflik yang dikira sudah tidak ada, akan muncul diluar dugaan IKUTI ALURNYA!!! Selamat membaca:) #1 in misteri-Jan 22 #1 in nikahsma-Jan 22 #1 in tennfiction-Jan 22 #1 in kebahagiaan- March 22 #1 in beasiswa- April 22 #1 in kejutan- Juli 22

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido