it's You? | A R K A N A

it's You? | A R K A N A

  • WpView
    Reads 1,994
  • WpVote
    Votes 1,284
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 6, 2022
17 tahun yang lalu... "selamat ya Mala" ucap Rosmaleanae sahabat Kemala Arianas "thank you ya Ana, aku jadi ngga sabar nunggu kelahiran anak kalian" ucapnya sambil tersenyum riang "pokok nya nanti kalo anak kalian perempuan, harus kita jodohin. Gimana Tn. Park?" ucap Rajash Ganendra sambil merangkul pundak Jonase Park "waduhhh setuju banget, itu udah jadi cita-cita istri saya biar bisa besaban sama kalian" balas Jonase sambil tertawa riang. start : 13032022
All Rights Reserved
#234
fakenerd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • ANASTORY [END]
  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?
  • Three or Nothing
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • My teacher is My husband -- OSH [Complited √]
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • DAKSA [END]
  • Love's complicated

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines