I'm not ME!

I'm not ME!

  • WpView
    Reads 353
  • WpVote
    Votes 246
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 21, 2022
Veynora Marsha Zenevieva itu namanya. Gadis berparas cantik nyaris sempurna. Rambut hitam berkilaunya menambahkan sejuta pesona dalam dirinya. Beribu-ribu mistery ada dalam dirinya, sama hal nya dengan masalah yang selalu menimpa hidupnya. Veynora atau yang kerap disapa Vey duduk di bangku SMA, tetapi hidupnya tak sesempurna yang dilihat... dia mengalami banyak sekali penderitaan dalam hidupnya, salah satu nya adalah kejadian 6 tahun yang lalu telah merubah hidupnya 360 derajat, sejak saat itu dia menjadi yatim piatu, sungguh tak sanggup menahan amarah dan dendamnya pada orang misterius yang sudah membunuh semua orang di sekolah Merah Putih. Apa yang akan terjadi ? Apakah Vey bisa membalaskan seluruh dendamnya?
All Rights Reserved
#426
cupu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Awas Jatuh Cinta
  • DOUBLE SARA
  • LOST IN CLASS [ TAHAP REVISI]
  • CEYRON ALLISTAIR
  • ARTERI (A1- ARKA)
  • TARTARUS (END)
  • Rahasia Kita [END]

"Lo lupa, Vyora? Dulu pas kecil lo main nikah-nikahan sama gue. Inget kita belum cerei." "Hah?! YANG BENER AJA, ZAVIO?!" *** Bagi Vyora, jatuh cinta adalah risiko paling berbahaya. Sekali terluka sudah cukup dan dia tak berniat mengulang kesalahan yang sama. Karena itu, Vyora kira masuk ke SMA Kartanama Bangsa, sekolah favorit dengan murid-muridnya yang pintar, adalah pilihan aman. Nyatanya, itu awal dari kekacauan. Di sana ada Zavio. Cowok menyebalkan yang entah kenapa selalu mengusik hidupnya, seolah Vyora adalah musuh lamanya. Belum sempat bernapas, Vyora malah terseret urusan Olpres Karsa---kelompok siswa berprestasi berkedok ekstrakurikuler kebanggaan sekolah---yang diam-diam terlibat persaingan antar sekolah. Semakin dalam Vyora menggali kebenaran, semakin jelas satu fakta mengerikan---semua kekacauan ini berakar padanya. Di tengah tekanan dan rahasia yang saling bertabrakan, Vyora mulai menyadari bahwa perasaan bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan sepenuhnya. Katanya benci dan cinta itu bedanya cuma sedikit, setipis kulit bawang. Kalau terlalu cinta bisa jadi benci. Juga sebaliknya, kalau terlalu benci bisa berubah jadi cinta. Jadi, sebelum perasaan itu tumbuh terlalu jauh... awas jatuh cinta, ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines