Nanti Juga Lupa

Nanti Juga Lupa

  • WpView
    Membaca 8
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Kam, Mar 10, 2022
Dara Elvina Falisha, murid baru yang menarik perhatian banyak orang. Banyak sekali orang yang ingin menjadi temannya, tetapi tidak dengan Charles Edwyn. Murid pintar nan rupawan itu tampak tak tertarik pada gadis itu. Tapi, akankah Charles Edwyn terus menampilkan sikap cueknya itu kepada Dara?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#12
romansamuda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • ALVINO
  • Elvino Love Story
  • ELVARES [On Going]
  • Yang Sudah Tertakar tidak akan Tertukar
  • I'M VINA NOT VIRA
  • [ALS] - Antara Langit dan Samudra
  • Nerd Boy
  • I'm Queen Black Rose  [ On Going ]
  • Two Rebels, One Love

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan