Claudia Anasista

Claudia Anasista

  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 303
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 31, 2022
CLAUDIA ANASISTA. Seorang gadis yang di tuntut keras oleh kedua orang tuanya. Mereka terlalu terobsesi dengan sebuah angka atau bisa di bilang terobsesi dengan nilai. Tuntutan dan perilakuan keras yang di berikan oleh kedua orang tuanya membuat mental gadis ini terganggu. Sampe akhirnya gadis ini merasakan yang namanya Self Harm. Bagi dia melakukan self harm adalah sebuah tindakan untuk menyalurkan semua rasa sakit yang dia dapatkan dari keadaannya yang buruk. Batin dan fisiknya terluka, dan yang melukainya adalah orang tuanya sendiri. Mungkin memang semesta masih baik dengannya.Di saat dirinya merasa hancur dan berfikir jika Tuhan tidak adil dengan kehidupan nya, dia masih mempunyai sosok lelaki yang menjadi alesan gadis itu untuk bertahan. Di saat yang bersama juga, Tuhan mengirimkan orang lain untuk hadir di hidupnya. Seseorang yang sangat menyukai hembusan angin malam. Gadis itu merasa jika kehadirannya membawakan warna yang sangat indah, dan menghapus sedikit kegelapan di hidupnya. Sampai saatnya semesta mungkin memang tidak mengizinkan dirinya untuk bahagia, semuanya hancur. Kegelapan itu hadir kembali menjadi teman hidup nya. Apa sebenarnya yang akan terjadi di dalam cerita ini?. Semuanya akan terkupas saat kalian membacanya.
All Rights Reserved
#54
pmr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • DIA FIGURAN
  • Transmigrasi Amora L²
  • C
  • Adelaide (Completed)
  • ARIEANNA
  • Daisy [COMPLETED]✔
  • Dewi Anindita
  • The Reason is You
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines