My Husband Is Sayyid [On Going]

My Husband Is Sayyid [On Going]

  • WpView
    Reads 4,748
  • WpVote
    Votes 450
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana rasanya bisa berjodoh dengan seorang Sayyid yang dikaguminya selama ini? Ranaya Delisa Az-Zahra, ia adalah seorang fans biasa yang mengagumi seorang Sayyid selama lebih 10 tahun. Hingga pada akhirnya ia selalu berdoa agar ia bisa bertemu dengannya, walau itu hanya sedetik saja ia melihat. Dan pada akhirnya, tanpa disengaja Ranaya bertemu dengan seorang Sayyid yang ia kagumi nya selama ini. Tapi, setelah lama ia bertemu dengan seorang Sayyid, Allah mempertemukan nya lagi lebih dari mereka awal bertemu kemarin. Seorang Sayyid bernama Muhammad Tajul Aqlan Daneswara Jayawardhana melamar seorang fans nya bernama Ranaya. Entah dengan alasan apa beliau melamar nya? "Dalam diam aku memperjuangkan cintamu dalam doaku."-Ranaya Delisa Az-Zahra. ~~~ "Akan ku bawa kamu ke Jannah nya Allah bersama ku."-Aqlan Niar Ibrahim. Bagaimana kisah cinta mereka selanjutnya? Penasaran kan? Cusss mampir!!
All Rights Reserved
#1
sayyid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Takdir Cinta [END]
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • ZAHRA
  • Disatukan Oleh Perjodohan [END]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia

Tinggalkan cerita ini jika membuatmu lalai. "Aku yakin. Allah beri ini semua karena Allah udah siapin hal terindah setelah ini." -Rayyaza Shayla Danendra. "Izin sebut nama lo dido'a gue, ya. Gue siap kecewa kalau seandainya kita berdua gak bersama." -Habibil Alfa Ramadhan. Bunga itu... Telah mengering seiring berjalannya waktu. Tapi, tidaklah mungkin ia melupakan siapa yang memberi sekuntum mawar merah yang mulai menyoklat itu. "Selamat hari ibu untuk ibu dari anak-anak ku. Terimakasih sudah menjadi wanita hebat dihidupku, ya. Mawar ini, pertanda bahwa aku, sangat mencintaimu, " ujar laki-laki itu sangat manis. Sebuket mawar itu dipajang indah dilemari kaca yang tinggi. Harumnya begitu menyerbak, dan kelopaknya yang begitu segar. "Terimakasih,ya. Aku gak tau lagi mau ngomong apa selain terimakasih. Hanya kamu, laki-laki yang bisa menerima kekurangan ku. Terimakasih,ayah dari anak-anakku." Wanita itu menghapus air matanya yang mengalir dipipi ranum nya. -selamat membaca-

More details
WpActionLinkContent Guidelines