Story cover for ZALFA by dinacrish
ZALFA
  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 11, 2022
Bagaimana perasaan kalian jika terbangun lalu berada ditempat yang sangat asing? Dan mendapatkan tubuhmu yang telah terikat oleh beberapa tali, Sangat menakutkan bukan? Lalu bertemu orang yg tak kau kenali dan dia mengancam mu tanpa kau sadari kesalahan kau dimana? Itulah yang dirasakan oleh Anjani.

"Ya Tuhan dimana aku sekarang kenapa gelap sekali dan badan ku sakit semua lalu ini apa apaan tali yang mengikatku sangat erat" Gadis itu terus menggoyangkan badan nya dan berusaha melepas tali itu. 

Cklekkkk
Suara pintu pun terbuka, dan terdapat seseorang yang berdiri disana wajahnya sangat menakutkan namun rupawan. 

"ah kau sudah bangun ternyata, bagaimana sayang apakah nyenyak tidurmu hmm? " suara bariton itu terdengar dan lelaki itu mendekati Anjani. 

"SIAPAA KAMUU, LEPASKAN AKU DARI SINII" Teriak Anjani

"ohh apakah kurang hukumanku? Sekarang kau makin nakal babe dan aku tak segan segan kepadamu jika tak menuruti perintahku" lelaki itu membelai pipi Anjani sambil tersenyum miring, Anjani pun beringsut mundur 

"jika kau menurut aku tak akan menyakitimu, tetapi sebaliknya jika kau membangkang tak segan pisau ku akan menari di kulit indahmu"
Anjani semakin Kebingungan, apa maksud semua itu padahal dia tidak pernah bertemu dengan lelaki itu. 

"Sebenarnya kau siapa hahh berani beraninya mengaturku, cepatt lepaskan aku dari sini kau pasti orang gila" cerocos Anjani tanpa rasa takut

Sontak lelaki itu mencengkeram dagu Anjani 
"Kau mulai berani hm kepadaku, jangan pura pura lupa aku kekasihmu INGATT AKU HARSA KEKASIH KAMU" 


YOKK IKUTI KELANJUTAN CERITA INI, DIJAMNIN NGGA BOSEN KOKK 
JANGAN LUPA VOTE AND KOMEN YA
SHARE JUGA KETEMAN KALIAN

NEXT...
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir ZALFA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#444derita
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Puing luka de ummy12
24 partes Concluida
"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.
Eliinaa de vfryfrljnvsnmtm
5 partes Concluida
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
coward cover
Anggi & Anggia cover
Puing luka cover
ALSTARAN [END] cover
• EUTANASIA • cover
VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ] cover
ALEAGAS [END] cover
ice bear kesayangan  cover
Eliinaa cover
Imaginary Boyfriend cover

coward

47 partes Continúa

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."