Gang Sempit

Gang Sempit

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 1, 2022
"Rumput liar di jalan saja bisa tumbuh, apalagi manusia." Slogan yang selalu 7 bujang gang sempit genggam di dalam hidup mereka. Gang sempit merupakan sebuah kamera yang berbentuk kota. Dimana 7 manusia tinggal dengan karakter yang berbeda-beda. Semua kejadian terekam jelas dalam ingatan mereka bahwa gang sempit tempat mereka tumbuh menjadi dewasa. "Biarkan saja siang meninggalkan malam yang datang, namun ia selalu berjanji untuk kembali tiba walau tak saling berjumpa." - GANG SEMPIT - Tempat kita tumbuh menjadi dewasa yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#10
javas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua cangkir satu Meja
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • New Universe : Transmigration
  • DREAM ✓
  • He's My Best Friend [END]
  • PUSPAJALA (Hiatus)

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines