'Tak Terucap'

'Tak Terucap'

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 22, 2022
Kisah ini tentang gadis bernama Aira, yang menjerit dalam kebisuan dan berkeluh pada setiap kegelapan malam. Lahir dari keluarga yang serba kekurangan, tak membatasi dirinya untuk selalu bermimpi dan berangan. Ia tak pernah menyangkal bahwa semua adil dalam hidup, sebelum semuanya di renggut darinya. Berawal dari, Sejenak ibu memegang erat tanganku dan berkata. "Ba-pak-mu....mas-ih hid-up, Nak. Maafkan ibu karena baru memberi tahumu sekarang." Setelah mendengar perkataan ibu, langkah kakiku amat berat melangkah. "Kenapa ibuk harus menyembunyikan semua ini dariku? Kenapa ibu bilang bapak sudah meninggal?" Saat itu banyak sekali pertanyaan yang ada di benakku yang tidak sempat terjawab. Karena ibu telah menghembuskan nafas terakhirnya. • Bagaimana kelanjutan kisahnya? Yuk, cari tau dan ikuti alurnya bersamaku xixi :) Buruan lihat cerita lengkapnya yaa...Janlup vote, comment, dan share/rekomendasikan cerita ini. "Pembaca yang baik adalah pembaca yang meninggalkan jejak."
All Rights Reserved
#140
status
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • Waktu?
  • Hati yang tidak terlupakan...
  • Natio
  • Hening Yang Menyebut Namamu
  • Evanescent [SEGERA TERBIT]
  • Hai, Kak! (END)
  • INCONTRARE (Greshan Family) [END] ✔

PENASARAN LANGSUNG BACA AJA!! Aira, seorang gadis yang tumbuh dalam keluarga broken home, harus menghadapi kehidupan yang penuh luka sejak kecil. Diasuh oleh Nenek dan Kakeknya, ia berjuang melawan rasa kehilangan dan luka batin, terutama dengan hubungannya yang renggang dengan sang ayah. Impian untuk mondok saat SMP atau SMA terpaksa ia kubur karena keterbatasan ekonomi, tetapi ia tidak menyerah. Dalam perjalanan hijrahnya, Aira menemukan cahaya harapan melalui ilmu agama dan semangat untuk menggapai cita-cita. Namun, kehilangan Kakek, sosok pengganti cinta pertamanya, menjadi ujian terbesar yang hampir meruntuhkan hatinya. Meski penuh air mata, Aira bangkit, melangkah lebih teguh, dan membuktikan bahwa takdir yang pahit sekalipun bisa membentuknya menjadi pribadi yang kuat. Ini adalah kisah tentang perjuangan, keteguhan hati, dan harapan yang terus menyala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines