Jiwa Raga
  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Apr 7, 2022
"Saya emang gak pernah balik selama saya ke London, tapi saya kenal kamu bahkan dari kamu masih bayi" jelas Raga dengan kalimat terpanjang yang pernah Jiwa dengar dari mulut Raga. "Iyalah orang Lo jodoh gue kan? Eh beneran kita dijodohin dari bayi?" Tanya Jiwa "Apa nama saya tidak cukup membuktikan?" Tanya raga kembali "Eh iya yah gue baru sadar nama kita nyambung 'Jiwa Raga', kok kiyowo yah" Raga tersenyum tipis untuk pertama kalinya, dan ternyata senyum itu sangat manis mampu memikat perhatian Jiwa. "Eh emang Lo mau dijodohin sama bocil Prik kayak gue?" Tanya Jiwa seraya meledek dirinya sendiri. "Pilihan orang tua saya sudah pasti baik buat saya, walaupun orang itu adalah kamu"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#506
sekolahan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aku Adalah Lukamu
  • Troublemaker (Tamat)
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Males, ribet.
  • my favorite husband - (YOUNGHOON)
  • 𝗗𝗜𝗔 𝗜𝗞𝗬
  • Cold Guy (DIMAS)✔️
  • tentang sebuah rasa
  • The Ring at The End of Exam Pen
  • ARGLADIS

Jika mencintai mu adalah luka Maka luka itu Akan menjadi candu ku:) " _-arsyila quen Graziella-_ "Lepas tanggan aku, " Pinta gadis itu "Lo habis dari mana" Tanya leleki itu Yang melihat gadis tersebut dengan tatapan yang tak bersahabat "Apa peduli kamu, " Ucap gadis itu sambil tersenyum sinis lalu berjalan melewati pria tersebut "Gue suami lo, " Ucap pria tersebut dengan nada tinggi lalu mencekram tangan gadis tersebut "Sakit Al " Ucap gadis itu sambil meringis kesakitan "Jawab dulu Pertayaan gue lo habis dari mana semalaman gak pulang, " Ucap pria itu sambil menguatkan cekramannya ✤✤✤✤ Pengen teriak yang kencang bangett.... Cuma mau bilang; "Aku capek!! Aku juga pengen kamu ngertiin" "Jangan tuntut aku terus!! " "..... Aku bukan robot yang gak punya perasaan" "Tolong mengerti sekali saja" Ucap wanita itu sambil berteriak mengambil kursi lalu memecahkan jendalanya. "tanpa kamu sadari lelaki egois, dan keras kepala ini, selalu memikirkan bagaimana cara membahagiakanmu, dan bagaimana caranya agar kamu bangga memilikinya namun nyatanya itu hanya luka bagimu" _-altezza satria ardhana-_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan