ALTAR [Hiatus]

ALTAR [Hiatus]

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 27, 2023
Untuk mempererat suatu hubungan dan menjalin relasi yang saling menguntungkan, takayal perjodohan menjadi sebuah pilihan yang kerapkali digunakan para pebisnis di zaman dulu. Bahkan sampai kini, di tahun 90-an, masih banyak yang menggunakan metode perjodohan ini. Termasuk pernikahan antara Aldo dan Tari yang berawal dari rencana perjodohan dua pebisnis yang sedang merintis usaha kolaborasi antardua-perusahaan. Namun, ini bukan tentang bagaimana dua perusahaan yang bergabung berjalan. Melainkan tentang dua anak yang kebebasannya terenggut paksa. _____ Cerita ini berlatar waktu akhir tahun 90-an, di sebuah negara yang disebut Wakanda~~.
All Rights Reserved
#826
cold
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arranged Marriage gen Z
  • 𝐔𝐧𝐩𝐥𝐚𝐧𝐧𝐞𝐝 𝐋𝐨𝐯𝐞 "𝐃𝐀𝐃"✓
  • My Teacher My Husband
  • JANJI KAKEK - ELVANO & LAUREN
  • HATE OR LOVE
  • TASYA & CALVIN
  • Pelangi Hati (SELESAI)
  • D: Dina, Danu dan Dingin (REVISI!)
  • SANG PENGANTIN BAYARAN
  • AKSARA

"Viona dan Askara, dua remaja SMA yang terpaksa menerima perjodohan karena keinginan orang tua mereka. Viona, gadis ceria dengan mimpi besar, merasa hidupnya berubah drastis. Sementara Askara, cowok dingin yang lebih suka menyendiri, melihat perjodohan ini sebagai beban. Awalnya, hubungan mereka dipenuhi pertengkaran dan sikap dingin. Tapi seiring berjalannya waktu, kebersamaan mereka di sekolah dan di luar perlahan mengubah perasaan. Ketika rasa nyaman mulai tumbuh, mereka harus menghadapi tantangan baru-perbedaan mimpi, rahasia masa lalu, dan pandangan orang-orang di sekitar mereka. Mampukah dua hati yang dipaksa bersatu menemukan cinta sejati di tengah dunia remaja yang penuh drama?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines